5 Perbedaan Antara Akuntansi keuangan dan Akuntansi Manajemen | Anyabila

5 Perbedaan Antara Akuntansi keuangan dan Akuntansi Manajemen

Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen mempelajari dan menganalisis berbagai jenis jenis rasio keuangan untuk berbagai tujuan. Meski demikian maka terdapat beberapa perbedaan diantara keduanya, sebagai berikut.

  1. Pengguna

Dari segi penggunanya maka akuntansi keuangan biasanya banyak digunakan oleh pihak eksternal di luar perusahaan, yakni antara lain untuk tujuan analisa perusahaan dengan maksud untuk investasi atau pemberian kredit, atau penentuan besaran pajak atau rencana pembelian saham dan lain sebagainya sedangkan akuntansi manajemen akan lebih banyak digunakan oleh pihak intern di dalam perusahaan sebagai bagian dari strategi manajemen untuk mengelola jalannya perusahaan agar bisa berlangsung dengan baik dan tertata sesuai rencana, serta berkinerja optimal seefektif dan seefisien mungkin.

  1. Ruang Lingkup

Berdasarkan pada ruang lingkupnya maka produk akuntansi keuangan cenderung lebih global dan menyeluruh jika dibandingkan dengan produk akuntansi manajemen yang lebih partial disesuaikan dengan  penggunanya, yakni Bagian Sales dan pemasaran atau bagian administrasi keuangan atau supervisor atau kepala bagian tiap unit usaha atau kepala eksekutif, dan lain sebagainya.

  1. Flexibilities Jangka Waktu Pelaporan

Produk akuntansi keuangan biasanya dibuat untuk jangka waktu periode tahunan, sedangkan produk akuntansi manajemen bisa lebih fleksibel bisa dibuat secara harian atau per pekan dan lain sebagainya sesuai kebutuhan.

  1. Orientasi

Orientasi produk akuntansi keuangan cenderung berfokus pada masa lalu  yakni memotret posisi di suatu saat sebagai akibat hasil kinerja di masa lalu yang telah dilakukan selama periode pelaporan. Sedangkan produk akuntansi manajemen cenderung berorientasi pada masa depan  yakni guna pengambilan keputusan di masa depan berikutnya.

  1. Jenis Tipe Informasi

Perbedaaan juga terjadi pada jenis tipe informasi yang disajikan. Jika pada akuntansi keuangan sangat ketat dan erat kaitannya dengan kaidah-kaidah pelaporan yang berpedoman dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku pada saat pembuatan laporan keuangan dan berisi mengenai hal keuangan saja maka pada akuntansi manajemen maka akan dilakukan pengukuran keuangan serta operasional dan juga pengukuran pada fisik proses, juga supplier, dan teknologi, serta analisa kompetitor, serta pelanggan dan berbagai faktor lainnya yang diperlukan untuk analisa dan evaluasi serta guna perimbangan dalam pengambilan kebijakan. Laporan akuntansi manajemen juga tidak memiliki batasan sebagaimana pada pada prinsip akuntansi yang terkait dengan pedoman SAK. Jadi sepanjang prinsip-prinsip yang digunakan pada pelaporan produk akuntansi manajemen masih tidak menyamping jauh dan mampu memberikan manfaat sebanyak mungkin bagi pihak manajemen, maka hal tersebut dapat diterima dan sah-sah saja digunakan untuk pengukuran serta perhitungan di dalam perusahaan secara intern. Contoh produk dari akuntansi keuangan itu ialah seperti Laporan neraca, dan laporan laba rugi, serta laporan arus kas dan lain sebagainya, terkait keuangan perusahaan. Sedangkan produk laporan akuntansi manajemen akan memberikan informasi yang fokus dan tujuannya disesuaikan dengan bagian intern yang memerlukannya  yakni laporan untuk bagian produksi bisa berbeda dengan laporan untuk bagian pemasaran dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan