Bagaimana Agar Website Anda Ditemukan di Google? | Anyabila

Bagaimana Agar Website Anda Ditemukan di Google?

Rajamanajemen.com – Saya Sudah Membuat Website, Tetapi Tidak Ditemukan Di Google

Sebenarnya, belum tentu tidak ditemukan di Google. Bisa jadi memang tidak atau belum ditemukan, bisa jadi website Anda mendapatkan rangking yang jauh di belakang sehingga tidak ditemukan di awal halaman hasil pencarian.

Saat seseorang mencari informasi di Google dengan memasukan kata kunci, akan muncul banyak website yang terkait dengan kata kunci tersebut. Pertanyaanya:

  • Apakah website Anda sudah di catat oleh Google?
  • Apakah menurut catatan Google, website Anda relevan dengan kata kunci tersebut?
  • Jika seandainya relevan, apakah website Anda paling baik untuk ditampilkan oleh Google?

Ingat, Google banyak pilihan website yang bisa ditampilkan, diurutkan sesuai dengan kualitasnya. Bisa ratusan ribu web, bisa jutaan, dan bisa ratusan juta halaman yang bersaing. Apakah website Anda sudah memenangkan persaingan itu?

Membuat Website Barulah Langkah Awal

Ya, membuat website seperti Anda sudah memiliki sebuah alat atau kendaraan untuk menjual atau membangun brand bisnis Anda. Namun, jika alat tersebut tidak digunakan dengan baik, maka tidak akan ada manfaatnya. Seperti Anda memiliki sebuah mobil, ada dua syarat agar mobil Anda berguna:

Kondisi mobil yang baik, tidak ada yang rusak, oli cukup, dan tentu bahan bakar yang cukup.
Anda bisa menggunakan mobil tersebut atau Anda membayar supir untuk menggunakan mobil tersebut.

Begitu juga dengan sebuah website. Kondisinya harus bagus. Dalam istilah pemasaran internet, sudah dioptimasi untuk mesin pencari. Cabang ilmunya disebut SEO (Search engine optimization). Artinya website Anda sudah dibuat sedemikian rupa sehingga akan mendapatkan “tempat yang bagus” dimata mesin pencari. Website yang sudah dioptimasi ibarat mobil yang sudah dalam kondisi baik, tidak ada yang rusak, oli cukup, dan bahan bakar yang cukup. Intinya siap tempur.

Langkah selanjutnya ada “menyetir” website Anda agar mencapai tujuan Anda. Apa tujuan website? Bukan hanya penjualan, bisa untuk branding, membangun komunitas, dan sebagainya. Nah, disanalah Anda perlu menyetir website Anda agar mencapai tujuan yang sudah tetapkan.

Menyetir website berkaitan dengan desain website Anda dan juga konten website Anda. Konten untuk menjual dan konten untuk branding tentu akan berbeda. OK, kita akan bahas nanti tentang memanfaatkan sebuah website untuk mencapai tujuan Anda. Saat ini, kita akan fokus bagaimana website Anda ditemukan oleh Google.

Salah satu tujuan dibuatnya sebuah website adalah untuk menjual produk dan jasa. Silahkan baca artikel Cara Menjual Produk dan Jasa Dengan SEO.

Ilmu Dasar SEO (Search engine optimization)

Untuk mendapatkan pemahaman yang utuh dan mindset yang benar tentang SEO, kita perlu memahami bagaimana cara kerja mesin pencari. Untuk saat ini saya akan membahas cara kerja Google. Sementara mesin pencari yang lain, tidak akan jauh berbeda, bahkan konon Google merupakan acuan mesin pencari lainnya. Jadi dengan memahami cara kerja Google, kita akan memahami cara kerja mesin pencari pada umumnya.

Banyak yang membicarakan SEO hanya seputar on site SEO dan off site SEO (baca backlink), namun Anda belum memahami mindset SEO seutuhnya jika hanya membahas itu. Kita harus memahami cara kerja mesin pencari dan apa maunya, sehingga kita bisa bekerja sesuai dengan cara mesin pencari dan memberikan apa yang mereka mau.

Crawling And Indexing

Pekerjaan pertama sebuah mesin pencari adalah crawling dan indexing. Mereka punya robot yang menelusuri SEMUA webiste yang ada dari link ke link. Bayangkan, sudah milyaran website yang ada dan terus berkembang. Ini pekerjaan berat mesin pencari.

Hasil penelusuran itu akan dicatat oleh Google dengan sangat detil. Bukan hanya isi website Anda, tetapi juga struktur website Anda, tautan keluar, tautan masuk, lama pengguna di website Anda, dan sebagainya. Kata Google, ada lebih 200 faktor yang mereka catat berkaitan dengan website kita. Apa saja itu? Hanya Google yang mengetahuinya dengan pasti.

Catatan inilah yang disebut index. Jadi, kalau kita mendengar istilah website sudah terindex, artinya sudah tercatat oleh Google atau mesin pencari lainnya. Bagaimana Google mengelola catatan ini disebut dengan indexing. Kira-kira sudah berapa juta Giga hardisk yang digunakan untuk menyimpan catatan ini?

Kunci pertama dalam SEO adalah, sudahkan website Anda dicatat di Google sesuai dengan tujuan Anda?

Algoritma

Google atau mesin pencari lainnya menulis sebuah program dan rumus, berdasarkan 200 lebih faktor tadi untuk menampilkan hasil terbaik. Nah, ini kunci kedua dalam ilmu SEO, yaitu kita harus bisa memberikan website terbaik, sebab Google ingin memberikan hasil yang terbaik.

Saat pengguna Google memasukan kata kunci, google akan berusaha untuk memahami apa yang mereka cari. Termasuk mempertimbangkan ejaan, sinonim, kebiasaan pengguna pada umumnya, dan metode pencarian. Kemudian mereka akan membuka catatan (index) dan mencari catatan yang relevan. Ssst, ini kunci ketiga: relevan.

Bagaimana jika berdasarkan index mereka, banyak website yang relevan dengan pencarian? Nah, disinilah tantangan kita. Google akan merangking website. Mereka akan menampilkan yang paling relevan dan paling baik berdasarkan 200 faktor tadi. Jika website kita dianggap tidak relevan, website kita tidak akan muncul. Jika website kita dianggap tidak berkualitas, mereka akan menempatkan website kita di belakang.

Silahkan baca artikel Strategi SEO Yang Tahan Banting

  • Google Tidak Suka SPAM
  • Apa itu SPAM? Sederhananya SPAM adalah praktek-praktek pemasaran yang tidak etis. Termasuk juga dalam pembuatan website. SPAM biasanya dilakukan untuk mengakali sistem. Algoritma Google, semakin lama semakin pintar dan akan terus diperbaharui untuk mengatasi SPAM. Anda pernah dengan Penguin dan Panda Update? Ya, itu adalah pembaharuan Algoritma Google agar lebih cerdas mengetahui praktek SPAM.

Perubahan itu hanya memperbaiki algoritma, sebenarnya tidak ada perubahan dalam SEO. Silahkan baca disini, ini rahasia!

Mereka secara otomatis akan bertindak jika ada praktek SPAM. Ada beberapa kemungkinan jika sebuah website dideteksi melakukan praktek SPAM.

Dihapus dari index. Pengguna Google tidak akan pernah lagi menemukan website Anda.
Diturunkan rangkingnya. Bisa jadi, yang asalnya website Anda ada di 10 besar, di geser menjadi rangking 100, 1.000, atau bahkan rangking jutaan.

Jadi, jangan SPAM. Apa saja yang termasuk SPAM? OK, akan kita bahas pada artikel selanjutnya. Untuk saat ini, pastikan Anda memilih cara yang benar dalam optimasi website Anda. Tidak dengan cara-cara licik dan mengakali mesin pencari.

Kesimpulan

Pembahasan pada kali ini, kita barus membahas konsep dasar yang sangat penting. Tanpa memahami ini, Anda akan tersesat dalam dunia SEO. Malu bertanya sesaat di internet. Tentu saja belum membahas masalah teknis, untuk itu tetaplah membaca GlobalPro Bisnis yang akan menyajikan berbagai artikel pemasaran yang jitu.

Mindset yang harus ditanamkan saat ini adalah:

Pastikan website Anda terindex oleh Google dan tetap terindex (jangan melakukan SPAM).
Pemilihan kata kunci yang tepat dan paling relevan dengan tujuan Anda.
Buat website yang teroptimasi SEO, seolah punya mobil yang siap digunakan.
Berikan konten yang relevan dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan