Cara Mengatur Keuangan Pribadi Dengan Kecerdasan Finansial | Anyabila

Cara Mengatur Keuangan Pribadi Dengan Kecerdasan Finansial

Jika membahas tentang cara mengatur keuangan pribadi hampir semua orang bisa melakukanya. Tapi jika cerdas dalam mengatur keuangan pribadi yang sebagai hasil kecerdasan finansial, mungkin hal seperti ini, tidak dimengerti banyak orang!

Deskripsi tentang kecerdasan finansial

Sebelum membahas lebih dalam tentang bagaimana cara mengatur keuangan pribadi, dilihat dari kecerdasan finansial, ada baiknya jika mengenal apa itu kecerdasan finansial. Jika dilihat secara harfiah, kecerdasan finansial sendiri adalah, kemampuan seseorang dalam memahami peranan penting dari perencanaan dan juga pengaplikasian manajemen keuangan secara baik dan juga teratur.

Hal ini juga tidak terlalu jauh dari teori kecerdasan finansial dalam kewirausahaan, dimana seseorang dituntut untuk lebih memahami peranan penting, dari sebuah perencanaan dan juga aplikasi manajemen keuangan, dalam membuka sebuah usaha. Baik itu tentang modal, cara mengelola modal, dan yang berhubungan dengan hal-hal tersebut.

Dalam hal ini ada beberapa faktor yang jadi tolak ukur seseorang, yang bisa dibilang cerdas dalam bidang finansial, yaitu :

  1. Kemampuan diri sendiri dalam mengatur pendapatan. Jika semakin banyak yang dapat disisihkan atau ditabung, maka semakin tinggi pula nilai FinQ atau Financial Quotient.
  2. Kemampuan untuk meningkatkan pendapatan secara berkala. Tentu saja hal ini ada kaitannya dengan motivasi untuk meningkatkan taraf hidup, untuk memperoleh kebebasan finansial di usia muda.
  3. Sampai sejauh mana pemahaman dirinya akan investasi. Hal ini akan memberikan poin penting dalam memilih instrumen investasi yang tepat, agar kemampuan finansialnya kelak, juga bertambah. Dalam hal ini anda juga dapat mempertimbangkan dan membaca tentang peraturan ojk tentang perlindungan konsumen yang ada.
  4. Bagaimana dengan kemampuan dirinya dalam melakukan perencanaan terhadap urusan uang pensiun. Seseorang yang dikatakan cerdas secara finansial, tentunya sudah merencanakan program jangka panjang, ketika memperoleh uang pensiun, dan tidak akan membiarkannya dalam bentuk dana segar terlalu lama, guna menopang kebutuhan hidupnya sehari-hari kelak.

Macam-macam kecerdasan finansial

Jika dilihat lebih dalam, cara mengatur keuangan pribadi dapat dibagi menjadi 5 macam kecerdasan finansial atau kecerdasan keuangan. Dimana masing-masing akan mengarah pada perbedaan keterampilan dalam mengelola keuangan yang dimiliki, antara lain :

  1. Cerdas dalam menghasilkan uang

Yang pertama adalah cerdas dalam menghasilkan uang. Dimana orang tersebut, akan fokus pada bagaimana caranya menghasilkan uang sampingan, tanpa harus terpaku pada penghasilan bulanan yang sudah dimiliki. Jadi ketika suatu saat nanti dirinya berhenti bekerja atau pensiun, maka dirinya tidak khawatir lagi, darimana dirinya akan memperoleh uang. Bisa disebut ini adalah salah satu bentuk kecerdasan finansial dalam kewirausahaan, lantaran dapat mengelola uang untuk suatu usaha tertentu, selain usaha atau pekerjaan utama.

  1. Cerdas dalam melindungi keuangan sendiri

Yang berikutnya adalah cerdas dalam melindungi keuangan pribadi. Pada dasarnya memperoleh uang itu mudah, tapi melindunginya, tidak semua orang mampu melakukannya. Ada saja ajakan, yang membuat seseorang tergiur oleh ajakan berperilaku konsumtif, gaya hidup mewah, atau hal-hal lainnya yang membuat seseorang menghamburkan uangnya.

  1. Cerdas dalam mengalokasikan dana

Cerdas dalam mengalokasikan dana yang dimiliki, ini adalah kecerdasan yang bisa dikatakan hampir dimiliki oleh setiap orang. Dimana keterampilan yang satu ini, membuat seseorang mampu membagi dana yang ada, untuk dialokasikan secara tepat, untuk beberapa macam sektor, seperti pengeluaran bulanan, investasi, menabung, dan aneka kebutuhan sekunder serta hal-hal lainnya.

Seseorang yang pandai atau mempunyai keterampilan mengalokasikan dana seperti ini, pastinya sedikit banyak tahu cara mengelola keuangan usaha secara baik dan juga tepat guna. Hasilnya keuangan usaha akan berjalan secara lebih baik, demikian juga sistem pembukuannya.

  1. Cerdas dalam mengembangkan aset dan dana pribadi

Yang dimaksud dengan cerdas dalam mengembangkan aset dan dana pribadi disini adalah, kemampuan seseorang dalam memperbanyak dana segar atau modal, untuk menghasilkan keuntungan yang berlipat ganda.

Ini pula yang dimaksud sebagai kecerdasan finansial menurut kiyosaki. Dimana artinya seseorang yang benar-benar kaya secara finansial, tidak akan bekerja untuk memperoleh uang. Melainkan uang yang dimiliki akan digunakan seefektif mungkin, untuk menghasilkan uang yang lebih banyak lagi.

Selain itu, seseorang yang mempunyai kecerdasan finansial, pastinya mengerti perbedaan antara aset dan liabilitas. Aset sendiri adalah segala sesuatu yang menghasilkan uang, yang nantinya masuk ke rekening Anda. Sedangkan kewajiban atau liabilitas adalah segala sesuatu yang membuat Anda mengeluarkan uang dari saku atau rekening.

  1. Cerdas dalam mencari informasi dan mengubahnya jadi peluang

Yang terakhir adalah cerdas dalam mencari informasi serta mengubahnya jadi peluang. Maksudnya disini, siapa saja yang ingin sukses, harus mencari informasi atau belajar, baik tentang cara menjalankan usaha, bisnis investasi atau apapun. Untuk artinya mengubah pelajaran yang diterima atau ilmu yang didapat, jadi peluang usaha atau bisnis atau bahkan investasi yang menguntungkan.

Cara untuk meningkatkan kemampuan serta kecerdasan finansial

Untuk meningkatkan kemampuan serta kecerdasan finansial sendiri, sebenarnya tidak terlalu sulit, ada beberapa hal yang sebaiknya dipelajari dan dilakukan secara tepat, antara lain :  

  1. Membuat anggaran bulanan secara rutin

Hal pertama adalah mulai membuat anggaran bulanan dengan baik, dan rutin. Dimulai dengan menghitung setiap pemasukan primer, hingga pemasukan tambahan lainya.

Berikutnya buat daftar aneka pengeluaran dari mulai yang terbesar, hingga terkecil sekalipun. Buat dalam beberapa kategori, seperti keperluan rumah tangga, belanja, pendidikan dan yang lainnya.

Dari adanya daftar pengeluaran tersebut, Anda dapat melihat dan belajar, tentang aneka macam pengeluaran yang dianggap tidak perlu, serta memperbaikinya di bulan berikutnya.

  1. Menghindari gaya hidup berlebih

Secara tidak sadar banyak orang yang terjebak dalam gaya hidup seperti ini. Lebih banyak menghabiskan uang untuk hal-hal yang dianggap perlu, namun sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. hingga akhirnya terjebak dalam kondisi dimana uang yang dihasilkan habis, dan tidak dapat menyisihkan untuk hal lainnya, yang dianggap penting.

Ini adalah salah satu kebiasaan negatif yang harus segera dihindari. Anda harus belajar bagaimana cara memilah kebutuhan yang jadi keharusan, kebutuhan mendadak dan penting, dan hal-hal lainnya. agar nantinya tidak terjebak dalam kondisi yang sama.

  1. Menyediakan dana darurat

Bisa dikatakan menyediakan dana darurat jadi penolong atau cara mengatur keuangan di masa sulit, seperti di akhir bulan. misalnya saja Anda belum gajian, namun harus pergi ke dokter. Dengan adanya uang dana darurat seperti ini, Anda dapat menggunakannya tanpa harus menunggu gaji atau bahkan melakukan pinjaman.

  1. Menabung dan investasi

Menabung dan investasi, adalah salah satu kecerdasan finansial yang sebenarnya sudah ada sejak dahulu, namun jarang orang yang memikirkannya. Dana yang ditabung atau diinvestasikan tentu saja berasal dari gaji pokok anda, yang ssejak awal disisihkan.

Saat ini ada cukup banyak jenis investasi yang dapat Anda gunakan, besaran nilai investasi pun juga beragam. Bijak dalam memilih jenis investasi dan besaran modal investasi juga akan membuat Anda cerdas dalam berfinansial.

Jadi pada dasarnya cara mengatur keuangan pribadi dan juga cara mengatur keuangan usaha, tidak jauh berbeda, keduanya sama-sama membutuhkan kecerdasan finansial yang tepat, dalam mengelola keuangan yang ada.  

Tinggalkan Balasan