Cara Mengatur Keuangan Usaha Kecil Agar Untung | Anyabila

Cara Mengatur Keuangan Usaha Kecil Agar Untung

Tahukah anda cara mengatur keuangan usaha kecil tentu berbeda dengan cara mengatur keuangan pribadi. Usaha kecil-kecilan banyak digeluti oleh masyarakat untuk menambah penghasilan dari pekerjaan tetap. Namun, banyak kasus pelaku usaha kecil mengalami kegagalan di tengah jalan. Lalu apa penyebabnya ?

Penyebab utama kenapa usaha kecil tidak berjalan dengan lancar karena pelaku usaha kurang memahami bagaimana cara mengatur keuangan usaha dengan baik. Sebaiknya, sebelum anda memulai usaha kecil, anda perlu sedikit memahami cara mengatur keuangan usaha kecil agar usaha bisa terus berjalan.

Membuat Perencanaan Yang Matang

Sebelum anda membuka usaha kecil langkah awal yang perlu anda lakukan adalah membuat perencanaan. Disini anda harus sudah mengetahui gambaran usaha seperti apa yang akan anda rintis. Anda juga harus teliti dalam membuat perencanaan misalnya kebutuhan yang diperlukan maupun berapa modal yang diperlukan. Agar perencanaan lebih terarah anda bisa membagi ke dalam beberapa bagian seperti rencana harian, mingguan bahkan bulanan. 

Membuat Catatan Keuangan Keluar Masuk

Keluar masuk transaksi keuangan perlu dicatat. Pencatatan keuangan juga mengurangi resiko bila terdapat pengeluaran yang tidak wajar. Untuk memudahkan dalam mencatat keuangan kamu bisa membuat buku kas, buku kas ini bisa mencatat kas keluar masuk, utang maupun piutang. Jika anda memiliki buku kas anda bisa memantau dan membatasi agar pengeluaran tidak membengkak. 

Memantau Arus Kas Keuangan

Cara mengatur keuangan usaha kecil selanjutnya adalah mengawasi arus kas keuangan. Memantau arus kas perlu anda lakukan setiap hari secara teliti sehingga bila terdapat kebocoran kas anda bisa langsung mengatasinya. Memang tidak mudah mengatur arus kas keuangan yang sedang berjalan. Tetapi, untuk kebaikan usaha anda, anda perlu melakukannya. 

Menggunakan Keuntungan / Laba Untuk Mengembangkan Usaha 

Sebuah usaha bisa dikatakan berhasil apabila mendapatkan sebuah laba atau keuntungan. Pasti anda juga menginginkan usaha anda lebih maju lagi bukan. Sebaiknya anda menyisihkan 10 – 15% dari keuntungan yang didapat untuk mengembangkan bisnis. Dengan begitu usaha kecil anda akan terus mengalami perkembangan.

Memisahkan Uang Pribadi Dengan Uang Usaha

Banyak sekali pelaku usaha yang mencampurkan uang pribadi dan uang usaha, tentu cara ini tidaklah benar. Memisahkan keuangan dapat menghindari kesalahan dimana uang yang seharusnya untuk bisnis malah terpakai untuk urusan pribadi. Selain itu, hal buruk yang mungkin saja terjadi jika menggabungkan antara keduanya seperti modal habis tanpa terasa. 

Menyiapkan Dana Mendesak

Sedia payung sebelum hujan, pepatah tersebut harus diterapkan untuk anda pelaku usaha. Cara mengatur keuangan usaha kecil dengan menyiapkan dana mendesak perlu disiapkan sebelum anda membangun usaha. Karena hal-hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi misalnya terjadi bencana alam atau munculnya pesaing sehingga pendapatan mengalami penurunan. 

Tinggalkan Balasan