Cara Mengelola Keuangan Usaha Warung Kelontong | Anyabila

Cara Mengelola Keuangan Usaha Warung Kelontong

Cara mengatur keuangan pribadi – membuka usaha warung kelontong banyak dipilih oleh ibu rumah tangga untuk membantu menambah penghasilan suami. Biasanya warung kelontong dibuka di rumah pribadi maupun ruko khusus. Meskipun warung kelontong dikelola perorangan namun, untuk anda pelaku usaha kelontong harus bisa mengerti cara mengelola keuangan usaha warung kelontong dengan benar. Bila cara mengelola keuangan dengan benar maka warung kelontong anda akan mengalami perkembangan dan memberikan keuntungan. Nah, bagi anda yang berminat membuka usaha warung kelontong berikut adalah cara mengelola keuangan usaha warung kelontong supaya tidak merugi.

Membuat Pembukuan Warung

Pembukuan adalah hal penting yang tidak bisa dilupakan dalam urusan administrasi usaha anda. Dengan adanya buku ini kamu bisa dengan mudah memantau kemana saja dana yang keluar dan berapa keuntungan yang di dapat. Selain itu, pembukuan juga berguna untuk mengetahui uang keluar dan uang masuk. Disini anda perlu mencatat dengan teliti pemasukan yaitu jumlah dana yang masuk saat produk di warung terjual dan juga pengeluaran yaitu semua biaya yang dikeluarkan untuk kelangsungan usaha. Supaya anda tidak bingung anda bisa memisahkan antara pembukuan pengeluaran dan pemasukan. 

Melakukan Budgeting Dengan Benar

Budgeting atau anggaran belanja juga termasuk cara mengelola keuangan usaha yang tidak bisa dilupakan. Tidak selamanya harga kebutuhan sembako tetap sama terkadang harga sembako cenderung naik atau turun. Budgeting perlu diterapkan untuk kelangsungan bisnis anda. Dengan begitu, barang yang anda jual bisa laku terjual dan tidak mengalami kerugian sama sekali. 

Jangan Terlalu Menumpuk Barang

Memang stok sembako merupakan hal wajib untuk warung sembako, yang perlu dihindari adalah terlalu banyak menumpuk barang. Lebih baik menyetok barang secukupnya tetapi lengkap ketimbang menyetor barang terlalu banyak tapi tidak lengkap. Dengan begitu usaha warung sembako anda terus berjalan dan siklus keuangan pun berjalan normal. 

Mengutamakan Pembayaran Tunai dan Hindari Piutang

Piutang bisa saja anda berikan ke konsumen dengan catatan konsumen tepat membayar hutang sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan sebelumnya. Tetapi, cara ini kurang efektif terlebih konsumen tidak juga membayarkan saat tanggal jatuh tempo, maka perputaran modal usahamu menjadi terhambat. Lebih baik anda menerapkan pembayaran tunai tanpa kredit. Menghindari piutang dan menerapkan pembayaran tunai merupakan cara paling baik untuk usaha warung. Jika, anda memberikan kebijakan pembayaran kredit anda perlu menyiapkan modal yang besar. 

Memisahkan Antara Uang Pribadi dan Uang Usaha

Banyak pelaku usaha dalam bidang jasa maupun produk mencampurkan uang pribadi dan uang usaha tentu ini akan menganggu kelangsungan usaha anda. Pemisahan keuangan ini memudahkan anda untuk mengembangkan usaha dan menandakan usaha yang dijalankan secara profesional. Cara mudahnya anda tinggal membuat dua rekening dimana satu untuk keperluan pribadi dan untuk usaha. 

2 Replies to “Cara Mengelola Keuangan Usaha Warung Kelontong

  1. Toko kelontong / warung sembako kebanyakan dikelola secara asal-asalan, terutama yang buka toko hanya untuk mengisi waktu luang. Yang penting hasilnya cukuplah buat jajan anak-anak. Padahal kalau dimanage secara benar bisa berkembang jadi toko grosir besar dan bisa bersaing dengan minimarket modern
    Btw, terima kasih imunya. Mudah-budahan banyak yang baca ini

Tinggalkan Balasan