Cara Mengerjakan Neraca Saldo Dengan Baik dan Benar | Anyabila

Cara Mengerjakan Neraca Saldo Dengan Baik dan Benar

Bagi para penggiat dalam bidang akuntansi, istilah neraca saldo sendiri tentu sudah tidak asing lagi untuk didengarkan. Neraca saldo sendiri merupakan bagian penting dari cara buat laporan keuangan dan juga proses penyusunannya, terutama bagi para pebisnis. Namun, bagi para orang awam yang baru saja menggeluti dunia akuntansi dan juga mungkin dunia kerja, neraca saldo mungkin masih terasa asing dan belum terdapat gambaran tentang cara mengerjakan neraca saldo. Padahal, perlu untuk diketahui bahwa neraca saldo ini memegang peran penting dalam berjalannya sebuah perusahaan. Oleh karena itu, perlu untuk mengetahui tentang neraca saldo itu sendiri dan juga bagaimana tahapan yang perlu dilakukan untuk menghitung neraca saldo dari pembuatan laporan keuangan sebuah perusahaan.

Penjelasan Terkait dengan Neraca Saldo

Sebelum membahas lebih jauh terkait dengan cara mengerjakan neraca saldo, perlu untuk mengenal neraca ini terlebih dahulu. Neraca saldo merupakan bentuk pembukuan dari berbagai transaksi yang telah dijalankan oleh sebuah perusahaan dengan menuliskan seluruh saldo kredit beserta debit dari jurnal umum maupun buku harian ke dalam akun buku besar. Neraca ini biasanya dipergunakan untuk melihat keakuratan dari perhitungan yang dilakukan pada sebuah akun yang ada. Selain itu, neraca ini juga berfungsi untuk melihat seberapa akurat dari akun pembukuan yang telah dibuat. Oleh karena itu, penting bagi sebuah perusahaan untuk membuat neraca saldo dengan tujuan melihat keakuratan dari laporan keuangan yang dibuat.

Tahapan Mengerjakan Neraca Saldo

Hampir sama seperti kegiatan pada umumnya, dalam cara mengerjakan neraca saldo juga perlu untuk dilakukan persiapan terlebih dahulu sebelum berlanjut untuk membuatnya. Persiapan pertama yang perlu untuk dilakukan yaitu melakukan pencatatan dari berbagai macam transaksi perusahaan yang telah dilakukan kepada sebuah jurnal yang sudah dipersiapkan. Selain itu, pencatatan tersebut dipindahkan ke dalam buku besar yang bertujuan untuk melakukan verifikasi dari total yang sama terhadap debit dan juga kredit. Setelah hal tersebut dilakukan, baru dapat melakukan tahapan dari penyusunan neraca saldo ini.

Dalam proses penyusunannya, hal pertama yang perlu untuk dilakukan adalah dengan membuka dari buku besar yang sudah dibuat tadi karena perlu untuk melihat saldo akun yang tercantum di dalamnya. Setelah itu, dapat dilakukan pencantuman dari nama akun dan juga saldo yang dimiliki oleh akun tersebut. Proses selanjutnya yang perlu dilakukan adalah melakukan penjumlahan pada dua kolom yang ada, yaitu debit dan kredit. Jika sudah dilakukan, perlu untuk melihat kesamaan dari kedua kolom tersebut, apakah dari keduanya sama atau tidak. Neraca saldo ini juga masih memiliki beberapa keterbatasan, ia hanya dapat menunjukkan berbagai macam transaksi yang sudah dicatat. Perlu ketelitian yang lebih dalam membuatnya untuk melihat kebenaran dari transaksi yang sudah dicatat pada neraca ini.

Tinggalkan Balasan