Kegiatan Manajemen Pemasaran Di Perusahaan dan Organisasi | Anyabila

Kegiatan Manajemen Pemasaran Di Perusahaan dan Organisasi

Sebagai seorang yang ingin mendalami ilmu pemasaran, tentunya kita ingin memahami terlebih dahulu apa saja kegiatan manajemen pemasaran yang nantinya kita lakukan.

Jangan sampai kamu salah pilih ilmu yang ingin kamu kuasai.

Walaupun jika kamu salah dan memilih mendalami ilmu pemasaran, kami yakin semua ilmu pemasaran akan sangat berguna bagi kamu kedepannya.

Dalam artikel ini, kami akan membahas apa saja kegiatan manajemen pemasaran.

7 Kegiatan Manajemen Pemasaran

Aktivitas yang dilakukan oleh pemasar dalam melakukan perencanaan, pengaplikasian, dan evaluasi terkait penawaran produk terhadap konsumen adalah bagian umum dari kegiatan manajemen pemasaran.

Berikut kegiatan manajemen pemasaran yang telah kami rangkum, yaitu:

  1. Melakukan analisa target pasar
  2. Menentukan produk yang sesuai
  3. Membuat harga dan promosi
  4. Menanggapi keluhan konsumen
  5. Memperluas jaringan distribusi
  6. Membuat database konsumen dan distributor
  7. Inovasi dan perbaikan pemasaran

Melakukan Analisa Target Pasar

Kegiatan dasar yang dilakukan oleh pemasar adalah menganalisa siapa yang akan mereka jadikan target pasar untuk produk atau jasa yang akan ditawarkan.

Analisa ini akan berdasarkan demografi dan perilaku, ada baiknya memahami juga bagaimana proses STP (Segmentasi, targeting, positioning) berlangsung.

Kita sebagai pemasar akan mencari konsumen mana yang paling tepat kita sasar, karena tidak mungkin kita menjual produk ke semua orang. Kita harus memahami mana pasar yang dapat kita susupi.

Misalnya, kamu tidak dapat menjual susu hamil kepada lansia, siswa SMA, atau anak balita.

Dan tentunya kamu pun tahu, jika menjual produk susu hamil harusnya kepada ibu yang sedang mengandung.

Tapi apakah data itu saja cukup ?

Jawabannya, tidak.

Kamu perlu mengetahui secara lebih mendalam, misalnya adalah kemampuan ekonomi, lokasi tempat membeli susu, hingga bagaimana menyampaikan informasi yang menarik dan bermanfaat sehingga ibu hamil tersebut mau membeli produk yang kamu tawarkan.

Menentukan Produk Yang Sesuai

Kegiatan pemasaran yang kedua adalah menentukan produk yang sesuai dan laku dijual.

Dengan data analisa target pasar yang telah kita dapatkan, kita dapat menentukan produk apa yang paling cocok dijual. Selain itu, kita dapat menentukan bagaimana cara promosi yang tepat hingga harga yang paling pas kita tawarkan.

Misalnya, tren minuman rasa gula aren pada tahun 2020.

Banyak perusahaan yang menawarkan produk rasa gula aren. Tentunya, hal ini adalah hasil dari data analisa pasar yang kemudian bisa kita oleh sehingga dapat mengeluarkan produk baru yang sesuai.

Membuat Harga dan Promosi

Siapa yang menentukan harga produk ? Tentu bagian pemasaran lah yang menentukan.

Hal ini karena, bagian pemasaran yang mengetahui daya beli dari para konsumen berdasarkan analisa target pasar.

Oleh karena itu, pemasar akan mengetahui apakah produk yang mereka jual dapat target pasar beli dan apakah dengan produk & harga demikian dapat membuat konsumen menjadi puas.

Selain itu, bagian pemasaran yang merencanakan bagaimana strategi promosi produk.

Pemasar harus dapat menentukan jika target pasar yang memiliki perilaku seperti demikian, maka cara promosi apa yang paling cocok agar informasi tersampaikan dengan baik.

Misalnya, target pasar yang kita dapat adalah seorang karyawan wanita yang memiliki aktivitas padat namun ia memiliki keinginan untuk diet. Perusahaan akhirnya mengeluarkan produk diet tersebut.

Lalu, agar informasi produk tersampaikan kita sebagai pemasar harus dapat menentukan media dan cara promosi yang tepat.

Akhirnya, kita memasarkan produk tersebut lewat media sosial karena karyawan wanita tersebut sibuk dan kemungkinan dia hanya menggunakan HPnya untuk mencari informasi. Lalu, menampilkan iklan yang mempresentasikan masalah yang dia alami dan solusi yang kita tawarkan.

Menanggapi Keluhan Konsumen

Tidak semua hasil produk yang dihasilkan akan mendapatkan kualitas baik. Ada kalanya, produk mengalami cacat produksi dan tidak sengaja lolos terjual.

Produk cacat yang sudah terjual berpotensi akan menimbulkan keluhan pelanggan.

Dengan timbulnya keluhan pelanggan, maka akan ada potensi konsumen tersebut pindah ke produk kompetitor atau menyebarluaskan hingga berdampak merusak reputasi produk.

Kita sebagai pemasar harus dapat menanggulangi hal tersebut, misalnya dengan cara respon tanggap, memberikan barang pengganti hingga memberikan bingkisan.

Hal tersebut seorang pemasar lakukan agar konsumen tetap memilih produknya.

Memperluas Jaringan Distribusi

Agar keuntungan perusahaan dapat terus meningkat, distribusi produk yang ditawarkan haruslah semakin banyak menjangkau konsumen.

Dalam pemasaran, kita perlu terus berupaya untuk memperluas jaringan distribusi ini. Misalnya dengan bekerjasama dengan distributor besar atau membuka cabang.

Tentunya, seorang pemasar perlu memikirkan kondisi yang paling strategis untuk diterapkan.

Membuat Database Konsumen dan Distributor

Kegiatan lain seorang pemasar adalah membuat database konsumen atau pun distributor. Database ini memudahkan kita menghubungi kembali konsumen atau distributor untuk memberikan penawaran atau sekedar menukar informasi baru.

Kamu juga bisa memanfaatkan tools sederhana atau macroexcel untuk memudahkanmu mengumpulkan data.

Rajamanajemen menyediakan tools macro excel yang bisa kamu coba. Klik disini.

Inovasi dan Perbaikan Pemasaran

Dalam pemasaran, kita pun dituntut untuk berinovasi dalam strategi marketing atau melakukan perbaikan dan peningkatan strategi pada sistem yang sudah ada.

Kita harus dapat menyesuaikan cara pemasaran dengan tren dan zaman.

Disinilah pemasaran harus bersifat dinamis.

Tinggalkan Balasan