Kelebihan Organisasi Fungsional Beserta Kekurangan Lengkap | Anyabila

Kelebihan Organisasi Fungsional Beserta Kekurangan Lengkap

Organisasi merupakan wadah bagi sekelompok orang yang memiliki tujuan yang sama. Sedangkan orang yang bertanggung jawab dalam pengawasa dan pengarahan adalah pemimpin dari organisasi tersebut, misalnya CEO atau pun manajer. Dalam pengelolaannya, organisasi akan memiliki hingga 9 bentuk organisasi yang berfungsi untuk memudahkan dalam pengawasan dan pengarahan kepada tujuan organisasi. Umumnya yang paling kita sering jumpai adalah bentuk organisasi fungsional yang diciptakan oleh F.W.Taylor. Pada artikel ini, kita akan membahas tentang apa kelebihan organisasi fungsional sehingga banyak digunakan.

Kelebihan Organisasi Fungsional

Bentuk organisasi fungsional merupakan bentuk paling umum yang kita jumpai, yang mana struktur dari organisasi ini tersusun berdasarkan fungsinya. Sederhananya, para pemasar akan berada pada divisi yang sama. Berikut struktur organisasi fungsional.

Tiap staff akan memiliki seorang manajer sebagai tim pengawas dan pengarah. Sedangkan manajer akan diawasi oleh pemilik atau pemimpin perusahaan, misalnya CEO.

sifat organisasi jenis struktur organisasi fungsional dan kelebihan struktur organisasi fungsional

Kelebihan dari struktur fungsional ini terdiri dari:

  1. Adanya spesialisasi tinggi, sehingga pertumbuhan organisasi mudah terukur. Hal ini karena anggota akan bekerja sesuai latar belakang kemampuannya.
  2. Anggota organisasi akan bekerja sesuai dengan keterampilannya karena berada pada divisi yang searah.
  3. Lebih tertib karena lebih mudah untuk melakukan koordinasi. Manajer pemasar tentunya akan paham dengan semua aspek pemasaran yang anggotanya lakukan.
  4. Efisiensi tinggi.
  5. Produktifitas tinggi karena tiap anggota sudah berpengalaman pada bidang tersebut.
  6. Solidaritas dan loyalitas tinggi.
  7. Pembagian peran lebih jelas.

Kekurangan Organisasi Fungsional

Kekurangan dari struktur fungsional ini terdiri dari:

  1. Terciptanya penghalang antara fungsi yang berbeda.
  2. Kurang efisien jika memiliki produk yang sangat beragam.
  3. Membatasi pengetahuan dan komunikasi antar departemen lain.

Oleh karena itu, dalam pengelolaan sebuah organisasi kita perlu menentukan bentuk dan struktur apa yang paling cocok organisasi kita gunakan. Hal ini bisa kita lihat dari beberapa faktor, misalnya melihat dari kuantitas anggota, ragam produk, lokasi organisasi, dan kualitas anggota organisasi itu sendiri.

Semakin cocok kita memilih struktur organisasi yang sesuai, maka akan semakin tinggi tingkat efisiensi dan efektifitas kerja tiap anggotanya. Hal ini tentunya akan meningkatkan nilai produktifitas dan organisasi akan lebih terarah dalam mencapai tujuannya.

Tinggalkan Balasan