Lingkungan Pemasaran: Internal, Eksternal, Mikro dan Makro LENGKAP | Anyabila

Lingkungan Pemasaran: Internal, Eksternal, Mikro dan Makro LENGKAP

Perusahaan harus mengetahui semua faktor yang dapat meningkatkan penjualan atau berdampak buruk terhadap penjualan. Sehingga mereka perlu melakukan analisa terhadap lingkungan pemasaran internal dan juga lingkungan pemasaran eksternal perusahaan, yang mana bertujuan agar perusahaan dapat melihat kesempatan (oppurtunity) dan ancaman (threats) di masa yang akan datang. Dengan alasan tersebut juga, kita perlu mengetahui mengenai apa itu lingkungan pemasaran.

Pengertian Lingkungan Pemasaran

Lingkungan Pemasaran adalah kombinasi dari faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi kemampuan pemasaran dan produksi perusahaan untuk membangun hubungan dan melayani pelanggannya.

Sejatinya, jika lingkungan ini tidak ada atau kurang maka tidak akan terjadinya proses produksi.

Efeknya tidak akan ada output dari perusahaan itu, dan tidak ada penjualan sehingga kita tidak dapat memuaskan pelanggan yang ada.

lingkungan pemasaran rajamanajemen.com
Gambar 1. Ruang lingkup lingkungan pemasaran makro dan mikro

Pengertian lingkungan pemasaran menurut para ahli, yaitu:

  1. Philip dan Duncan: Pemasaran adalah segala sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai dan dibutuhkan guna menempatkan barang yang bersifat nyata ke tangan konsumen.
  2. H. Nystrom: Pemasaran adalah suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke konsumen.
  3. Menurut Kotler: Pemasaran adalah suatu proses sosial yang di dalamnya terdapat individu dan kelompok serta mendapatkan apa yang mereka inginkan dan butuhkan dengan menciptakan, menawarkan secara bebas menukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.
  4. WY. Stanton: Pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem dengan tujuan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang serta jasa yang memuaskan akan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.

Lingkungan pemasaran suatu bisnis terdiri dari lingkungan internal dan eksternal. 2 faktor ini saling terikat dalam penciptaan produk output baik berupa barang atau jasa.

Lingkungan Pemasaran Internal

Lingkungan internal adalah semua aktifitas atau kegiatan-kegiatan yang ada dalam perusahaan dan dapat dikendalikan oleh perusahaan, sehingga dalam pencapaian tujuan hingga perencanaan strategi pemasaran, perusahaan mempunyai wewenang untuk mengatur dan mengendalikan kegiatan tersebut agar sesuai dengan apa yang perusahaan kehendaki.

Dalam bisnis, lingkungan internal mencakup semua kekuatan dan faktor di dalam perusahaan yang mempengaruhi operasi pemasaran.

Komponen-komponen ini adalah Five Ms of the business, 5 faktor yang mempengaruhi lingkungan pemasaran internal yaitu:

  1. Men ( Manusia )
  2. Money ( Uang / Modal )
  3. Machinery ( Mesin )
  4. Materials ( Bahan )
  5. Markets ( Pasar )

Lingkungan pemasaran internal berada di bawah kendali pemasar dan dapat berubah dengan perubahan lingkungan eksternal. Namun demikian, lingkungan pemasaran internal sama pentingnya bagi bisnis . Sehingga, lingkungan ini termasuk departemen penjualan, departemen pemasaran, unit manufaktur, departemen sumber daya manusia, dll.

Jika kita hanya melihat faktor dari pemasaran maka yang termasuk dalam lingkungan Internal Pemasaran adalah bauran campuran atau marketing mix, yaitu:

  1. Product atau produk adalah perencanaan terkait produk.
  2. Price atau harga adalah penetapan harga barang.
  3. Place atau tempat adalah saluran distribusi produk.
  4. Promotion atau promosi adalah strategi penjualan produk.

Untuk penjelasan marketing mix silahkan KLIK DISINI

Men ( Manusia )

dalam lingkungan pemasaran internal manusia sebagai pelaksana
Gambar 2. Dalam lingkungan internal manusia sebagai pelaksana

Semakin baik kualitas sumber daya manusia (SDM) yang perusahaan miliki, akan semakin baik juga hasil output yang perusahaan dapatkan. Hal ini karena, manusia merupakan otak dari semua proses yang terjadi dalam perusahaan.

Oleh karena itu, perusahaan harus dapat mengukur dan menyeleksi SDM yang akan bergabung.

Tentunya, tanpa manusia perusahaan tidak akan bisa berjalan. Dan itu pun akan mencoreng kaidah dari arti perusahaan sendiri yaitu kumpulan orang yang memiliki tujuan untuk mendapatkan laba sebanyak-banyaknya.

Money ( Uang / Modal )

ilustrasi jika perusahaan tidak memiliki modal
Gambar 3. Ilustrasi jika perusahaan tidak memiliki modal

Perusahaan tanpa memiliki modal dan aset, bukanlah sebuah perusahaan. Walaupun banyak manusia tetapi tanpa adanya modal, perusahaan tidak akan bisa bergerak.

  1. Bagaimana mereka bisa menghasilkan output jika uang untuk membeli input seperti bahan baku dan kemas mereka tidak punya ?
  2. Apa semua manusia yang ada pada perusahaan tersebut tidak ingin menerima gaji ?
  3. Dimana lokasi mereka akan menghasilkan output jika modal dan aset mereka tidak punya ?

Machinery ( Mesin )

dalam lingkungan internal mesin dapat membantu proses penghasilan output menjadi lebih efisien
Gambar 4. Mesin dapat membantu proses penghasilan output menjadi lebih efisien

Dalam proses produksi, tentunya kita membutuhkan sebuah mesin. Baik jika perusahaan tersebut merupakan perusahaan penghasil barang atau jasa.

Mesin dapat berupa alat yang canggih seperti mesin produksi, laptop atau alat yang sangat sederhana seperti pisau.

Dalam penghasilan output, mesin merupakan alat pembantu SDM dalam melakukan pemprosesan. Tanpa adanya sebuah mesin, penghasilan output akan terkendala.

Materials ( Bahan )

Gambar 5. Material akan mempengaruhi hasil output

Bahan merupakan sebuah input yang perusahaan butuhkan dalam proses menghasilkan output. Bahan ini bisa jadi sebuah bahan baku, bahan kemas atau pun bahan pembantu lainnya.

Dalam pemilihan bahan, perusahaan harus menyeleksi dengan baik. Faktor utama yang perusahaan fokuskan adalah kualitas dari bahan itu sendiri. Selain itu, fokus kedua pemilihan bahan adalah dari faktor harga.

Oleh karena itu, perusahaan harus memiliki tim yang khusus untuk mencari bahan baku. Dan memiliki standar penerimaan bahan baku.

Semakin baik input maka akan semakin baik juga ouput yang perusahaan hasilkan.

Markets ( Pasar )

Hal yang paling penting kita pikirkan adalah pasar.

Perusahaan harus memikirkan peluang pasar untuk semua produk yang mereka hasilkan. Atau perusahaan harus memikirkan hal ini sebelum membuat suatu produk.

Tanpa adanya peluang pasar yang baik, hasil output tidak akan terserap. Sehingga, perusahaan akan mengalami kerugian dan bertolak belakang dari tujuan perusahaan yaitu untuk mendapatkan profit sebanyak-banyaknya.

Oleh karena itu, pasar merupakan hal yang paling penting perusahaan pikirkan sebelum bergerak dalam pemprosesan output.

Baiknya kamu memahami dulu STP Marketing: Langkah Jitu Membuat Produk Laris Di Pasaran.

Lingkungan Pemasaran Eksternal

Ruang lingkup lingkungan eksternal adalah faktor dan kekuatan yang berada di luar bisnis dan dimana pemasar memiliki sedikit atau tidak ada kontrol sama sekali. Lingkungan eksternal terdiri dari dua jenis:

1. Lingkungan Mikro

Lingkungan pemasaran mikro adalah lingkungan yang dari individu dan organisasi yang berhubungan langsung dengan perusahaan dan berdampak langsung pada pengalaman pelanggan. Contohnya adalah perusahaan itu sendiri, supplier, pemasar dari agensi, pasar dan segmen, pesaing Anda dan juga orang-orang di sekitar Anda.

Lingkungan Mikro relatif dapat dikendalikan karena tindakan bisnis dapat mempengaruhi pemangku kepentingan tersebut.

Sehingga, lingkungan pemasaran mikro terdiri dari:

  1. Pemasok mencakup semua pihak yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan.
  2. Perantara pasar termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam pendistribusian produk atau layanan perusahaan.
  3. Mitra seperti agen periklanan, organisasi riset pasar, perusahaan perbankan dan asuransi, perusahaan transportasi, broker, dll. Yang melakukan bisnis dengan perusahaan tersebut.
  4. Pelanggan terdiri dari kelompok sasaran pemasaran.
  5. Pesaing adalah pemain di pasar yang sama yang menargetkan pelanggan serupa dengan yang dimiliki perusahaan.
  6. Publik terdiri dari grup lain yang memiliki minat aktual atau potensial atau memengaruhi kemampuan perusahaan untuk melayani pelanggannya

2. Lingkungan Makro

Salah satu faktor makro dalam pemasaran yaitu ekonomi. Faktor makro dalam pemasaran terdiri dari 6 faktor, yang nantinya kita akan bahas.

Ruang lingkup lingkungan makro kurang terkendali. Lingkungan pemasaran makro adalah lingkungan yang terdiri dari pengaruh yang jauh lebih besar dan mencakup semua (yang berdampak pada lingkungan mikro) dari masyarakat global yang lebih luas. Di sini kita akan mempertimbangkan budaya, masalah politik, teknologi, lingkungan alam, masalah ekonomi dan faktor-faktor demografis.

Sehingga, 6 faktor yang mempengaruhi lingkungan pemasaran makro terdiri dari:

  1. Demografis
  2. Ekonomi
  3. Fisik
  4. Teknologi
  5. Politik dan hukum
  6. Sosial budaya

Baca juga:
1. Cara analisa PESTEL untuk mengetahui lebih dalam mengenai lingkungan makro ini
2. Cara melakukan audit pemasaran

Lingkungan Demografis

Lingkungan demografis terdiri dari orang-orang yang membentuk pasar. Ini dicirikan sebagai investigasi faktual dan pemisahan populasi berdasarkan ukuran, kepadatan, lokasi, usia, jenis kelamin, ras, dan pekerjaan. Tentu saja perbedaan demografi akan menyebabkan pelanggan memiliki perbedaan kebutuhan.

Contohnya adalah perbedaan karakteristik baik fisik dan sifat dari eropa dan asia. Dikarenakan postur tubuh orang eropa yang tinggi dan besar maka ukuran baju dan sepatu mereka tentu akan lebih besar jika dibanding orang asia. Sehingga kita sebagai pengusaha fashion harus menyesuaikan ukuran tersebut.

Lingkungan Ekonomi

Lingkungan ekonomi merupakan faktor yang mempengaruhi daya beli dan pola pengeluaran pelanggan. Faktor-faktor ini termasuk PDB, GNP, suku bunga, inflasi, distribusi pendapatan, pendanaan subsidi pemerintah , dan variabel ekonomi utama lainnya.

Contohnya bos pengusaha dengan pendapatan 100jt/ bulan akan memiliki kecenderungan pembelian terhadap barang dengan kualitas yang tinggi walaupun barang itu mahal. Sedangkan berbeda dengan orang yang memiliki pendapatan 3jt/ bulan.

Karena mereka akan lebih memilih produk sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kantongnya. Sehingga, kita perlu menyesuaikan target pasar mana yang akan kita bidik agar produk yang kita keluarkan pun sesuai kualitas dan harganya.

Lingkungan Fisik

Lingkungan fisik termasuk lingkungan alami di mana bisnis beroperasi. Ini termasuk kondisi iklim, perubahan lingkungan, aksesibilitas terhadap air dan bahan baku, bencana alam, polusi dll.

Dalam menentukan produk pun kita perlu mengetahui faktor ini, semakin mudah kita mendapatkan akses bahan baku produk yang kita buat maka akan semakin mudah bagi kita untuk menurunkan nilai HPP, berlaku pun sebaliknya.

Lingkungan Teknologi

Lingkungan teknologi termasuk inovasi, penelitian dan pengembangan dalam teknologi, dan alternatif teknologi. Teknologi adalah salah satu sumber ancaman dan peluang terbesar bagi pelaku bisnis dan sangat bersifat dinamis ( cepat berubah ).

Semakin canggih teknologi yang kita miliki maka akan semakin baik dan cepat produk kita dapat dihasilkan. Namun, jika pesaing yang memiliki itu semua dan kita tertinggal dari segi teknologi hal ini akan menjadi ancaman yang sangat serius bagi kelanjutan perusahaan.

Lingkungan Politik-Hukum

Lingkungan politik & hukum mencakup undang-undang dan kebijakan pemerintah yang berlaku di negara tersebut. Itu juga mencakup kelompok dan lembaga lainnya yang memengaruhi atau membatasi kerja industri dan / atau bisnis di masyarakat.

Setiap negara memiliki aturannya masing-masing, misalnya dalam hal impor barang. Kita sebagai pengekspor barang perlu mengetaui aturan negara tersebut sebelum mengirimkan produk kita. Jika kita tidak memperhitungkan hal tersebut, maka dapat menjadi bumerang bagi perusahaan kita. Misalnya produk kita tidak diterima oleh negara mereka dan dikembalikan kembali kepada kita. Tentu saja, hal tersebut akan memberikan kerugian kepada kita dari segi ongkos kirim dan kerugian dari HPP produk yang sudah dibuat. Lalu apa produksi lokal pun demikian ? ya tentu saja, ada aturan yang perlu kita jalani. Oleh sebab itu, sebelum membuat produk pahami dulu aturan yang berlaku.

Lingkungan Sosial-Budaya

Aspek sosial-budaya dari lingkungan makro terdiri dari gaya hidup, nilai-nilai, budaya, dan kepercayaan masyarakat. Sama halnya seperti hukum-politik, kita perlu mengetahui aspek sosial-budaya dilingkungan target pasar kita dan lingkungan perusahaan beroperasi.

KESIMPULAN

Lingkungan Pemasaran adalah lingkungan yang terdiri dari internal perusahaan seperti orang, market, mesin dan lain lain yang mana kekuatan/ faktor tersebut berada pada lingkup perusahaan itu sendiri.

Sedangkan lingkungan eksternal adalah lingkungan yang berada pada lingkup luar perusahaan tersebut yang secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi kegiatan pemasaran.

Catatan: Untuk mengetahui lebih dalam mengenai lingkungan eksternal, sebaiknya kamu juga membaca bagaimana cara melakukan analisa eksternal atau yang lebih dikenal dengan analisa PESTEL.

Tinggalkan Balasan