Manajemen Pendidikan : Pengertian, Tujuan, dan Sistem Informasi | Anyabila

Manajemen Pendidikan : Pengertian, Tujuan, dan Sistem Informasi

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan berorganisasi baik organisasi formal maupun informal. Agar tujuan dari pendidikan tercapai kita perlu melakukan manajemen pendidikan yang baik dan terpadu.

Manajemen merupakan proses perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan terhadap segala kegiatan demi mencapai tujuan organisasi. Sedangkan, pendidikan merupakan pembelajaran pengetahuan dan kebiasaan yang turun temurun.

Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai pengertian, tujuan, sistem informasi, hingga contoh dari manajemen itu sendiri.

Pengertian Manajemen Pendidikan

pengertian manajemen pendidikan adalah

Manajemen pendidikan adalah segala kegiatan yang merencanakan, mengelola, melaksanakan dan mengawasi sumber daya manusia pada kemampuannya untuk menerima pembelajaran secara efektif dan tepat sasaran. Sehingga, tujuan dari pendidikan akan tercapai dengan baik.

Pelaksanaan manajemen pendidikan akan melalui perencanaan seperti rancangan keuangan, pengelolaan dan banyak hal. Dimana perencanaan ini harus tersistem secara baik dan efektif.

Manajemen pendidikan yang tersistem akan menghasilkan output yang baik bagi sekolah atau pengguna jasa pendidikan.

Pengertian Menurut Para Ahli

Para ahli memiliki pengertiannya masing-masing untuk manajemen pendidikan, sebagai berikut.

Menurut Zainal aqib dalam bukunya, manajemen pendidikan merupakan seluruh proses pendayagunaan semua SDM (Sumber daya manusia) maupun sumber bukan SDM demi mencapai tujuan instruksional pendidikan.

Redja Mudyahardjo mendefinisikan manajemen pendidikan sebagai suatu proses yang mengkoordinasikan berbagai sumber pendidikan yang ada seperti guru, fasilitas, dan prasarana pendidikan seperti lab, perpustakaan, demi mencapai tujuan.

Departemen Republik Indonesia mendefinisikan bahwa manajemen pendidikan adalah suatu perencanaan, pengelolaan, Pengarahan, pengendalian tenaga pendidik, dan segala sumber daya untuk tujuan pendidikan. Yaitu, mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya.

Baca Juga:  Strategi Lokasi Manajemen Operasional dan Faktor Yang Mempengaruhi

Tujuan Manajemen Pendidikan

tujuan manajemen pendidikan

Manajemen pendidikan memiliki tujuan sebagai metode membuat perencanaan pendidikan yang efektif, memiliki kualitas, adil, efisien, efektif, terukur dan mengatasi segala masalah dikarenakan rendahnya pendidikan.

Dampak dari pencapaian tersebut dapat kita lihat dari para mahasiswa/mahasiswi, siswa/siswi, dan para guru yang lebih kreatif, memiliki tata krama yang baik, hingga kualitas pengetahuan yang luas.

Sehingga baik dari pengembangan kemampuan diri, keagamaan, intelektual, dan perilaku akan meningkat ke arah yang lebih baik.

Semua sumber daya manusia akan lebih adil dan bijaksana dalam menghadapi suatu masalah.

Selain itu, manajemen pendidikan pun akan memberikan efisiensi dari biaya yang harus dikeluarkan. Karena semua terukur dengan baik, organisasi pendidikan akan lebih mudah dalam mengatur prioritas fasilitas dan jumlah biaya yang dibelanjakan.

Dampak yang diharapkan dari tercapainya tujuan manajemen ini adalah nilai kebermanfaatan tiap individu bagi keluarga, masyarakat, hingga negara.

Sistem Manajemen Informasi Pendidikan

cakupan sistem informasi manajemen pendidikan

Demi tercapainya tujuan, pendidikan harus memiliki rancangan sistem yang terstruktur secara baik. Oleh sebab itu, perlu adanya sistem manajemen informasi.

Sistem adalah semua unsur yang saling terikat dan mempengaruhi demi tercapainya tujuan. Sedangkan, sistem informasi manajemen adalah sistem yang terintegrasi atau terpadu dalam menyajikan informasi unuk mendukung operasional, manajemen dan pengambilan keputusan demi tercapainnya tujuan.

Pengertian dari sistem manajemen informasi pendidikan adalah suatu perpaduan antara sumber daya manusia dengan teknologi pengolahan informasi atau data yang membantu dalam mengolah, menyimpan, dan memilih. Sehingga proses pengambilan keputusan dalam pendidikan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Sistem informasi ini akan mencakup beberapa hal, yaitu:

  1. Pengelolaan tenaga pendidik dan siswa/siswi
  2. Mengatur akademik
  3. Keuangan
  4. Pelaporan hasil pendidikan
  5. Soal ujian
Baca Juga:  manajemen produksi meliputi tiga kegiatan yaitu

Tujuan Sistem Informasi

  1. Memberikan informasi yang menyeluruh dan dapat dipertanggung jawabkan mengenai pendidikan kepada tenaga pendidik atau siswa/i yang membutuhkan.
  2. Mendukung sarana atau fasilitas kepada tenaga pendidik dan siswa/i agar dapat lebih aktif, kreatif, dan meningkatkan mutu pendidikan.
  3. Data lebih menjadi transparan sehingga tidak adanya konflik tentang pemakaian sumber daya pendidikan.
  4. Mengembangkan pengetahuan tenaga pendidik dan siswa/i mengenai sistem informasi yang terpadu.
  5. Memberikan informasi yang lengkap bagi tenaga pendidik dan siswa/i mengenai ilmu pengetahuan dan informasi pendidikan.

Contoh Manajemen Pendidikan

SMAKBo merupakan sekolah kejuruan analis kimia terbaik di Indonesia, yang berlokasi di kota Bogor. Hal tersebut karena mereka memiliki sistem pengelolaan yang sangat baik. Bahkan jika alumni sekolah meminta data pendidikan yang sudah lalu, sekolah dapat mencarikannya melalui sistem yang sudah terpadu.

Bahkan, fasilitas yang mereka sediakan sangatlah amat banyak dan semua termanfaatkan. Artinya, tidak ada fasilitas yang makrak atau tidak terpakai. Hal ini karena, pengelolaan akademik yang sangat baik sehingga mengetahui fasilitas mana yang akan berguna bagi seluruh siswa/i dan mana yang tidak berguna.

Karena sistem pengelolaan akademik dan fasilitas yang sangat mumpuni, ditambah tenaga pendidik yang memiliki pengetahuan akademik yang amat baik. Tak heran sekolah SMAKBo selalu menjadi sekolah kejuruan analis terbaik di Indonesia dan selalu meraih peringkat no 1 pada hasil kompetisi analis kimia dan ujian nasional kejuruan.

Pertanyaan Tentang Manajemen Pendidikan

  1. Faktor apa yang mempengaruhi terhadap manajemen ini secara nasional ?
    Sumber daya manusia, ekonomi, politik dan kebijakan pemerintah.
  2. Bagaimana meningkatkan mutu pendidikan ?
    Dengan meningkatkan kemampuan tenaga pendidik, mengoptimalkan fasilitas, dan mengelola sistem pendidikan yang terpadu.

21 Replies to “Manajemen Pendidikan : Pengertian, Tujuan, dan Sistem Informasi

  1. clomiphene interactions Stop using BRAVELLE and call your healthcare provider or go to the nearest hospital emergency room right away if you have any of the following symptoms of OHSS severe pelvic or stomach pain nausea vomiting sudden weight gain swollen stomach diarrhea trouble breathing decreased or no urine blood vessel problems thrombophlebitis loss of your arm or leg blood clot in your lung pulmonary embolus.

  2. Immortal Stat3 C C cells expressed higher levels of the anti apoptotic mRNAs bcl 2 B cell lymphoma 2, bcl2 l1 B cell lymphoma 2 like 1 and bcl 3 B cell lymphoma 3, all known STAT3 targets, which could well mediate the observed resistance to apoptosis Figure 3c what is lasix medicine

Leave a Reply

Your email address will not be published.