Manajemen Waktu : Pengertian, Tujuan, Proyek, dan Contoh | Anyabila

Manajemen Waktu : Pengertian, Tujuan, Proyek, dan Contoh

Kehidupan akan selalu bergantung pada waktu. Segala aktivitas yang kita jalankan dan semua tujuan yang ingin kita raih akan terbatasi oleh waktu. Oleh sebabnya, kita harus dapat mengelola waktu dengan efektif atau memahami manajemen waktu yang baik.

Seseorang yang tidak dapat mengelola waktu dengan baik, ia tidak akan meraih apa yang ia cita-citakan. Termasuk jika organisasi atau perusahaan tidak bisa melakukan manajemen waktu yang efektif, hal tersebut akan menghambat perusahaan meraih tujuannya.

Pengertian Manajemen Waktu

manajemen waktu adalah

Manajemen adalah proses kegiatan yang merencanakan, mengelola, melaksanakan dan mengawasi suatu kegiatan baik individu maupun organisasi dalam mencapai tujuannya.

Waktu adalah ketika suatu peristiwa berlangsung.

Maka, manajemen waktu adalah kegiatan individu atau organisasi yang merencanakan pembagian waktu kerja atau aktivitas dengan seefektif mungkin, kemudian melaksanakannya dan melakukan pengawasan terhadap penggunaan waktu tersebut.

Sehingga individu atau organisasi harus dapat membagi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang seimbang antara kegiatan produktif, istirahat, hingga waktu sosialisasi.

Hal ini tentunya akan meningkatkan nilai produktivitas dan hubungan sosial.

Pengertian Manajemen Waktu Menurut Para Ahli

  1. Frank Atkinson
    Manajemen waktu adalah
    kemampuan yang berkaitan dengan bentuk usaha dan aksi individu yang ia lakukan secara terencana untuk memanfaatkan waktu dengan sangat baik.
  2. Marion Haynes
    Manajemen waktu adalah
    kegiatan individu yang memanfaatkan analisa dan perencanaan dalam penggunaan waktu demi peningkatan yang efektif dan efisien
  3. Patrick Forsyth
    Manajemen waktu adalah
    kegiatan untuk membuat bagaimana waktu terkendali sehingga menjamin adanya suatu efektifitas, efisiensi dan produktivitas. 
  4. Frederick Winslow Taylor
    Manajemen waktu adalah
    tercapainya tujuan utama kehidupan sebagai hasil dari penyisihan kegiatan yang tidak bermanfaat yang sering menghabiskan banyak waktu.

Tujuan Manajemen Waktu

tujuan manajemen waktu meningkatkan produktivitas

Adanya manajemen ini akan membantu baik individu atau pun perusahaan, berikut tujuan dari manajemen waktu:

  1. Meningkatkan produktivitas kerja
  2. Kegiatan terstruktur
  3. Membiasakan hidup disiplin
  4. Menaikan keuntungan

Meningkatkan Produktivitas Kerja

Sebagai individu, jika kita bisa mengelola waktu dengan baik. Tentunya, hal tersebut akan memiliki dampak terhadap kenaikan produktivitas kerja.

Karena kita sudah mengetahui apa saja yang akan kita kerjakan waktu ini dan seterusnya.

Tidak ada lagi waktu yang terbuang hanya untuk memikirkan apa yang akan kita lakukan setelah suatu kegiatan selesai.

Kegiatan Terstruktur

Pengelolaan waktu yang baik membuat setiap kegiatan pada waktu tertentu akan lebih terstruktur.

Kita bisa mengatur kegiatan mulai dari prioritas hingga kegiatan yang tidak terlalu prioritas.

Hal ini akan sangat berguna karena kita tidak akan bingung harus menyelesaikan kegiatan mana dahulu.

Membiasakan Hidup Disiplin

Faktanya, seseorang yang dapat merencanakan waktunya adalah orang yang disiplin.

Hal itu karena orang tersebut terbiasa membuat agenda kegiatannya setiap hari secara terus menerus.

Dia tidak akan terlambat bekerja, melaporkan kinerja, atau telat makan siang. Karena semua kegiatan yang ia lakukan sudah terjadwal dengan baik.

Menaikan Keuntungan

Bagi individu dan khusunya perusahaan, manajemen waktu dapat meningkatkan keuntungan secara nominal dan moral

Keuntungan secara nominal karena adanya kenaikan produktivitas karyawan/ individu.

Keuntungan secara moral karena orang lain yang melihat dapat termotivasi untuk mengikuti pola hidup individu yang terstruktur karena melihat efek yang baik.

Manajemen Waktu Proyek

Manajemen waktu proyek adalah proses perencanaan, pengelolaan, aksi, dan pengawasan terhadap waktu kegiatan proyek. Sehingga kegiatan pembuatan proyek akan lebih terstruktur.

Cara Manajemen Waktu

  1. Identifikasi kegiatan dengan baik
  2. Melakukan planning proyek
  3. Pelaksanaan proyek
  4. Pengawasan proyek

Identifikasi Kegiatan Dengan Baik

Sebelum memulai sebuah proyek, kita harus mengidentifikasi proyek apa yang akan nantinya kita kerjakan.

Artinya, kita harus mengetahui tujuan dari proyek yang akan dilaksanakan beserta seluruh faktor yang mendukung.

Melakukan Planning Proyek

Setelah mengetahui proyek dengan jelas, mulai lah menginisiasi proyek dengan membuat perencanaan terkait sumber daya yang dibutuhkan hingga modal yang perlu dikeluarkan.

Rencanakan juga durasi pencapaian/ batas waktu yang perlu para pegawai capai.

Pelaksanaan proyek

Ketika kita sudah memiliki perencanaan dan sumber daya yang kita butuhkan. Waktunya, untuk memulai proyek. Rencana tanpa aksi hanyalah sebuah angan-angan.

Pengawasan proyek

Lakukan pengawasan pada semua kegiatan proyek. Kita harus memastikan semua kegiatan yang sudah terrencana dapat tercapai dan dilaksanakan sesuai kegiatan yang telah kita jadwalkan sebelumnya.

Jika tidak tercapai, maka kita perlu melakukan evaluasi terhadap apa yang telah kita rencakan. Bisa jadi, kita terlalu ketat membuat jadwal pekerjaan atau sumber daya yang memang tidak mumpuni.

Contoh Manajemen Waktu Pelajar

Sebagai pelajar, kita harus mengetahui kegiatan apa saja yang perlu kita lakukan pada waktu tertentu. Misalnya, saya membuat jadwal kegiatan pelajar sebagai berikut:

  • 04.30, bangun pagi untuk shalat shubuh
  • 05.00, mandi pagi
  • 06.00, sarapan
  • 06.30, pergi sekolah
  • 07.00, sampai disekolah
  • 07.30-12.00, masuk kelas
  • 12.00-13.00, istirahat siang
  • 13.00-16.00, masuk kelas
  • 16.00-17.00, perjalan pulang sekolah
  • 17.00-18.30, mandi sore dan shalat magrib
  • 18.30-19.30, mengaji dan shalat isya
  • 19.30-20.30, bermain game
  • 20.30-21.30, mengerjakan PR
  • 21.30 – 04.30, istirahat tidur

Dengan pengelolaan waktu yang baik, saya sebagai pelajar jadi tidak menyianyiakan waktu dan lebih produktif.

Tinggalkan Balasan