Motivasi: Pengertian dan Tujuan Bagi Organisasi dan Perusahaan | Anyabila

Motivasi: Pengertian dan Tujuan Bagi Organisasi dan Perusahaan

Rajamanajemen.com – Untuk mendorong kinerja dalam organisasi, manajer personalia atau sumber daya manusia harus dapat mendorong mereka melakukan pekerjaan dengan baik dan termotivasi.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai manfaat motivasi bagi karyawan dalam suatu organisasi.

Pengertian Motivasi

Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan individu dalam upaya untuk mencapai tujuan. Ciri utama motivasi adalah proses berkelanjutan yang berorientasi pada tujuan dan fenomena psikologis yang mengubah kemampuan menjadi kinerja.

Kata “motivasi” berasal dari kata latin “movere” yang berarti bergerak.

Motif manusia berdasarkan pada kebutuhan, baik yang dia rasakan secara sadar atau tidak. Misalnya kebutuhan primer, seperti kebutuhan fisiologis akan air, udara, makanan, tidur, dan tempat tinggal

Kebutuhan lain dapat kita anggap sebagai kebutuhan sekunder seperti harga diri, status, afiliasi dengan orang lain, kasih sayang, memberi, pencapaian, dan penegasan diri. Secara alami, kebutuhan ini bervariasi dalam intensitas dan dari waktu ke waktu di antara individu.

“Motivasi” adalah istilah umum yang berlaku untuk seluruh kelas dorongan, keinginan, kebutuhan, keinginan, dan kekuatan serupa.

Mengatakan bahwa manajer memotivasi bawahan mereka berarti mengatakan bahwa mereka melakukan hal-hal yang mereka harapkan akan memuaskan dorongan dan keinginan ini dan mendorong bawahan untuk bertindak dengan cara yang dia inginkan.

Motivasi dapat kita definisikan sebagai tindakan merangsang seseorang untuk mengambil tindakan yang dia inginkan.

Motivasi adalah seni mendorong karyawan untuk bekerja dengan tekun dan tulus demi keberhasilan perusahaan. Ini adalah intensifikasi keinginan pekerja atau karyawan untuk bekerja lebih ramah, hati-hati dan sadar.

Baca Juga:  Metode Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) Karyawan

Menurut L.A. Allen,

Motivasi adalah pekerjaan seorang manajer yang melakukan untuk menginspirasi, mendorong dan mendorong orang untuk mengambil tindakan yang diperlukan.

Motivasi sering disebut sebagai “dinamis perilaku”.

Istilah ‘dinamis’ berarti energi atau kekuatan yang menghasilkan gerakan dalam tubuh fisik. Dalam psikologi dan administrasi, itu berarti kekuatan atau motif yang melibatkan mental yang mengaktifkan organisme.

Banyak orang salah memandang motivasi sebagai sifat pribadi—yaitu, beberapa memilikinya dan yang lain tidak. Motivasi merupakan hasil interaksi antara individu dengan situasi.

3 elemen kunci dari definisi kami adalah intensitas, arah, dan ketekunan:

1. Intensitas

Intensitas berkaitan dengan seberapa keras seseorang berusaha. Ini adalah elemen yang sebagian besar dari kita fokuskan ketika kita berbicara tentang motivasi.

2. Arah

Arah adalah orientasi yang menguntungkan organisasi.

3. Kegigihan

Ketekunan adalah ukuran seberapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya. Individu yang termotivasi bertahan dengan tugas cukup lama untuk mencapai tujuan mereka.

Motivator

Motivator adalah hal-hal yang mendorong seseorang untuk berprestasi. Sementara motivasi mencerminkan keinginan, motivator adalah penghargaan atau insentif yang diidentifikasi yang mempertajam dorongan untuk memuaskan keinginan ini.

Seorang manajer dapat berbuat banyak untuk mempertajam motif dengan membangun lingkungan yang mendukung dorongan tertentu.

Misalnya, karyawan yang telah mengembangkan reputasi baik di perusahaan cenderung termotivasi untuk mempertahankan reputasi ini.

Jadi, motivator adalah sesuatu yang memengaruhi perilaku individu. Hal tersebut membuat perbedaan dalam apa yang akan dilakukan seseorang.

Jelas, di perusahaan mana pun, manajer harus memperhatikan motivator dan juga inventif dalam penggunaannya. Juga, dia harus menggunakan motivator seperti itu yang akan mengarahkan karyawan untuk bekerja secara efektif untuk karyawan mereka.

Memotivasi

Memotivasi adalah proses manajemen untuk mempengaruhi perilaku orang berdasarkan pengetahuan tentang penyebab dan saluran apa yang menopang perilaku manusia ke arah komitmen tertentu.

Baca Juga:  Manajemen Personalia: Pengertian, Fungsi, Perbedaan Dengan MSDM

Sederhananya, istilah motivasi menunjukkan kata benda sedangkan memotivasi kata kerja. Motivasi mengacu pada keadaan pikiran untuk bekerja dengan sukarela, sedangkan memotivasi adalah proses mempengaruhi perilaku.

Ciri Motivasi

Ciri-ciri utama dari motivasi adalah sebagai berikut:

  • Motivasi berorientasi pada tujuan;
  • Merupakan proses yang berkesinambungan;
  • Motivasi bisa positif atau negatif;
  • Bersifat moneter atau non-moneter;
  • Motivasi dapat dipertimbangkan secara totalitas, tidak sepotong-sepotong;
  • Merupakan fenomena psikologis yang mengubah kemampuan menjadi kinerja.

Tujuan Motivasi

Tujuan motivasi adalah untuk menciptakan kondisi di mana orang mau bekerja dengan semangat, inisiatif, minat, dan antusiasme.

Hal ini juga menciptakan kondisi di mana orang bekerja dengan rasa tanggung jawab, loyalitas, disiplin dan dengan bangga dan percaya diri sehingga tujuan organisasi tercapai secara efektif.

Sumber: Iedunote

16 Replies to “Motivasi: Pengertian dan Tujuan Bagi Organisasi dan Perusahaan

  1. Conditions heart problems stroke in the past 6 months kidney disease liver disease high or low blood pressure penis conditions such as angulation, fibrosis scarring, Peyronie s disease history of painful prolonged erection eye problems bleeding disorders active stomach ulcers precio priligy 30 mg Here s the Magic

  2. priligy The participation of a urologist in these techniques can take many forms but should be active to assure the best treatment for the male patient with fertility difficulties and to prepare the sperm with the available techniques prior to use for insemination or in vitro fertilization

Leave a Reply

Your email address will not be published.