Pasar Global : Pengertian, Keuntungan, Resiko, dan Strategi Pemasaran | Anyabila

Pasar Global : Pengertian, Keuntungan, Resiko, dan Strategi Pemasaran

Seperti yang sudah kamu ketahui, pasar merupakan tempat transaksi antara penjual dan pembeli. Sebelumnya kamu sudah mengetahui mengenai pasar konsumen dan pasar bisnis, lalu sekarang kamu akan mempelajari mengenai pasar global.

Pengertian Pasar Global

pengertian pasar global dan perbedaan dengan pasar lokal
Gambar 1. pengertian pasar global dan perbedaan dengan pasar lokal

Pasar global adalah pasar transaksi antara penjual dan pembeli yang mencakup seluruh dunia, sehingga transaksi dan proses pemasaran terjadi antara suatu negara dengan negara lainnya.

Pasar global didorong karena adanya kebutuhan negara untuk mencukupi warganya.

Suatu negara memiliki sumber daya alam dan variasi yang terbatas. Oleh karena itu, demi memuaskan kebutuhan warganya akan terjadi transaksi impor yaitu membeli barang dari suatu negara ke negaranya atau ekspor yaitu menjual barang dari negaranya ke negara lain demi mencukupi kebutuhan pada negara tersebut.

Setelah kalian mengetahui secara sekilas mengenai pasar global, pasti kalian juga akan menemukan persamaan dengan perdagangan internasional.

Perbedaan dari pasar global dan lokal terletak pada jalur distribusinya, pasar lokal hanya menjual produk dengan jalur distribusi satu negara saja.

Keuntungan Pasar Global

keuntungan pasar global
Gambar 2. keuntungan pasar global

Segundang keuntungan bagi para pelaku bisnis yang dapat memasarkan produknya ke seluruh dunia. Keuntungan pasar global, yaitu:

  1. Semakin banyaknya konsumen
  2. Luasnya jalur distribusi pasar global
  3. Keuntungan berlipat
  4. Terbukanya kesempatan
  5. Naiknya eksitensi perusahaan

Semakin banyaknya konsumen

Semakin banyaknya cakupan manusia, tentunya berbading lurus dengan banyaknya konsumen.

Jika konsumen kita ketika berjualan hanya di Indonesia adalah seratus ribu orang, maka ketika kita berjualan di Negara lainnya seperti malaysia mungkin cakupannya akan naik menjadi dua ratus ribu orang atau seratus lima puluh orang.

Luasnya jalur distribusi pasar global

Distribusi produkmu tentunya akan semakin luas, yang awalnya kamu hanya dapat melakukan kegiatan pemasaran antara pulau jawa dan sumatra. Sekarang kamu bisa menjual juga ke negara Singapura dan Malaysia.

Keuntungan berlipat

Sudah tak aneh jika konsumen semakin banyak, keuntungan pun akan mengalami hal yang serupa. Oleh karena itu, pasar global akan sangat menguntungkan bagi para pelaku bisnis jika mereka dapat memanfaatkannya dengan baik.

Lihat saja sepatu NIKE yang dapat meraup keuntungan triliunan rupiah tiap tahunnya.

Terbukanya kesempatan

Dengan pemasaran yang lebih luas dan permintaan konsumen yang semakin beragam, akan membuka banyak kesempatan produk atau jasa untuk berkembang.

Selain itu, kemajuan teknologi dan informasi membuat semuanya menjadi hal yang sangat mungkin.

Naiknya eksitensi perusahaan

Perusahaan akan semakin eksis karena merek-merek produknya ada di beberapa negara, selain itu mereka pun mendapatkan keuntungan yang lebih banyak sehingga operasional perusahaan dapat terus berjalan.

Kembali ke NIKE, siapa yang tidak kenal dengan produk tersebut ?

Merek sepatu tersebut sudah sangat eksis dan dikenal oleh masyarakat seluruh dunia.

Resiko Pasar Global

Perbedaan regulasi merupakan resiko pasar global
Gambar 3. Perbedaan regulasi merupakan resiko pasar global

Walaupun pasar global terlihat menggiurkan, namun dalam prakteknya memiliki banyak resiko yang jika kita tidak dapat menanggulanginya akan menyebabkan kerugian yang amat besar. Ada beberapa resiko dalam pasar global yang perlu kamu ketahui, yaitu:

  1. Perbedaan regulasi
  2. Pajak
  3. Bahasa
  4. Biaya
  5. Proses yang lebih lama

Perbedaan regulasi

Negara A dan negara B tentunya akan memiliki kebijakan atau regulasi yang berbeda. Misalnya negara muslim tidak dapat menerima produk makanan tanpa label sertifikasi halal, sehingga produk dari negara B yang ingin masuk ke negara mayoritas muslim perlu melakukan proses sertifikasi sesuai dengan kebijakan negara muslim tersebut.

Bayangkan jika kita ingin mengekspor produk cemilan yang mengandung babi.

Saat kita memproduksi dan mengirim produk tersebut ke negara muslim, kita baru mengetahui bahwa produk kita tidak dapat diterima.

Karena kita sudah memproduksi dan mengirim produk tersebut, akan cukup merugi jika kita tarik kembali produk dari negara muslim.

Akhirnya mau tidak mau kamu harus memusnahkan produkmu di pelabuhan, daripada kamu harus menariknya kembali. (tentunya pemusnahan terjadi ketika biaya tarik lebih mahal daripada biaya produksi produk)

Pajak

Hal ini seringkali menjadi resiko karena dapat menaikan harga jual dari produk kita. Karena pajak masuk produk ke suatu negara lumayan mahal. Oleh karena itu, kita harus menghitung harga jual perkiraan naik setelah terkena pajak. Kemudian kita perlu membandingkannya dengan kompetitor dan menentukan apakah produk kita mampu bersaing dengan para kompetitor yang ada.

Bahasa

Hal yang paling penting dalam pemasaran adalah bagaimana kita berkomunikasi kepada calon pelanggan. Tentunya, komunikasi yang baik terjadi ketika pelanggan memahami nilai dari produk atau jasa yang kita tawarkan.

Oleh karena itu, kita perlu mempunyai tim yang dapat mengkomunikasi produk kita kepada negara yang kita tuju untuk ekspor.

Biaya

Biaya ekspor akan sangat tergantung sekali dengan nilai mata uang dolar dan nilai fluktuasi. Kita harus terus memantau nilai mata uang agar dapat menyesuaikan semua biaya untuk produk yang kita jual.

Proses yang lebih lama

Saat kita melakukan proses penjualan dari negara A ke negara B, tentunya akan memakan waktu yang lebih lama daripada transaksi pemasaran secara lokal. Lama waktu proses biasanya terjadi karena adanya pengecekan, proses handling produk, dan beberapa faktor lain seperti antrian.

Sebagai pelaku bisnis, kita perlu menghitung waku proses ini untuk mengetahui apakah produk kita akan dalam keadaan terbaiknya ketika ada di toko penjualan.

Jangan sampai, produk kita rusak sebelum terjual.

Strategi Bisnis Memasuki Pasar Global

Sebelum kita memutuskan untuk memasuki pasar global, kita harus menyiapkan perencanaan yang matang agar tidak merugi dan tetap menghasilkan keuntungan. Tentunya, harapan kita yang utama adalah mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya, meluaskan area distribusi dan menaikan eksitensi perusahaan.

Berikut 5 strategi yang dapat kamu terapkan untuk menghadapi pasar global, yaitu:

  1. Periksa alur kas
  2. Mengetahui peluang pasar
  3. Buat strategi yang jitu
  4. Rencanakan pemasaran secara agresif
  5. Tambah modal

Periksa alur kas

Kamu sudah memahami jika meluaskan pasar produkmu ke ranag global akan memakan biaya yang tidak sedikit. Oleh sebabnya, cek alur kas bisnismu.

Pertimbangkan alur kas yang masuk dan biaya yang akan keluar nantinya.

Walaupun suksesnya produk dilihat dari nilai manfaat yang produk tersebut tawarkan dan nilai unik yang membedakan dengan pesaing lainnya. Akan tetapi, kita harus tetap memperhitungan alur kas masuk saat ini. Karena kita nantinya akan memerlukan biaya untuk membangun sistem pemasaran, sewa gedung, hingga biaya perizinan.

Bisa jadi, jika setelah memperhitungkan semuanya dan menurut analisa bisnis produk akan laris di pasar global kita akan membutuhkan investor untuk menopang operasional kita.

Mengetahui peluang pasar

Amati pasar dan analisa produk atau jasa yang kita tawarkan. Kita perlu mempertimbangkan apakah produk kita berpeluang terjual di negara tersebut. Oleh karena itu, kita perlu mencari produk serupa dari kompetitor yang sudah eksis disana, kemudian kita bandingkan dengan produk kita.

Selain itu, kita perlu menganalisa pasar dengan baik sehingga kita dapat mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang seperti apa dapat menarik minat mereka untuk beralih dari produk kompetitor dan membeli produk yang kita jual.

Buat strategi yang jitu

Setelah kita mengetahui adanya peluang pasar untuk produk atau jasa yang kita tawarkan, buatlah strategi pemasaran yang paling efektif untuk menarik para pelanggan.

Untuk membuat strategi ini, kamu perlu melakukan analisa terhadap kompetitor secara menyeluruh mulai dari produk, cara mereka mengkomunikasikan nilai produk, hingga cara mereka berjualan di lapangan maupun online.

Agar strategi semakin jitu, rencakan anggaran pemasaranmu.

Rencanakan pemasaran secara agresif

Kamu tidak dapat secara setengah hati melakukan proses penjualan di pasar global.

Kamu harus melakukan pemasaran secara agresif, artinya strategi pemasaran yang telah kita buat harus diterapkan secara menyeluruh dengan melakukan perbaikan dan peningkatan terus-menerus.

Kita harus dapat memahami apa yang pasar inginkan, bahkan kamu perlu mengetahui karakteristik pelanggan yang ada dan memahami budaya mereka.

Tambah modal

Kita sudah mengetahui bahwa biaya pemasaran dan operasional pasar global sangatlah mahal. Oleh karena itu, kita perlu menambah modal agar proses pemasaran terus berjalan.

Penambahan modal ini dapat dari pengumpulan keuntungan penjualan saat ini atau dengan meminta tambahan dana kepada para investor.

Sehingga sebelum mengekspansi pasar global, kita perlu membuat rencana peningkatan modal sebelum terjuan secara langsung.

Terlebih, proses ekspansi tentunya akan memakan banyak waktu hingga tahunan.

Contoh Pemasaran Global

  1. Produk Apple
    Seluruh produk apple dapat kamu temukan hampir diseluruh belahan dunia, mulai dari smartphone hingga ke aksesoris jam tangan. Banyak negara yang melakukan impor produk apple karena keinginan konsumen terhadap produk tersebut sangatlah tinggi. Hal tersebut pun membuktikan bahwa pemasaran secara internasional dari produl apple sudah berhasil.
  2. Produk Indomie
    Sebagai orang Indonesia rasanya tidak mungkin jika kita tidak pernah mencoba produk ini. Indomie saat ini sudah melakukan ekpor ke banyak negara. Hal ini pun membuktikan bahwa produk dalam negeri tidak kalah hebatnya dapat menghadapi persaingan secara internasional.

Tinggalkan Balasan