Strategi SEO Yang Tahan Banting Walaupun Google Update Algoritma | Anyabila

Strategi SEO Yang Tahan Banting Walaupun Google Update Algoritma

Rajamamanajemen.com – SEO atau Search Engine Optimization masih memiliki peran penting dalam pemasaran website Anda. Tidak bisa dipungkiri, mesin pencari seperti Google dan Yahoo masih menjadi alat utama yang digunakan pengguna internet untuk mencari informasi, termasuk informasi produk dan jasa. Mengabaikan mesin mencari, sama saja mengabaikan pasar yang besar.

Meski sekarang, dunia internet sudah berubah, dimana social network menjadi urat nadi kehidupan di dunia maya, namun tidak berarti kita harus meninggalkan mesin pencari. Cobalah lihat data di alexa.com, mesin pencari masih menjadi website yang paling banyak digunakan. Sekali lagi, apakah pasar yang banyak ini akan kita abaikan?

Strategi yang benar adalah kita mengintegrasikan pemasaran baik melalui mesin pencari maupun jejaring sosial. Kombinasi yang tepat kedua strategi pemasaran ini akan menghasilkan hasil yang lebih besar daripada hanya menggunakan satu sumber saja. Bahkan mesin pencari dan jejaring sosial akan saling menguatkan satu sama lain jika strategi yang kita lakukan benar.

Menyikapi Perubahan Strategi SEO

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa Google sudah banyak melakukan perubahan dalam algoritmanya, yang disebut Panda Update dan Penguin Update. Dari perubahan ini banyak pemasar yang mengeluh karena websitenya kehilangan ranking bahkan dide-index oleh Google. Kunjungan website menurun dan pendapatan pun menurun.

Jika saya memperhatikan perubahan yang terjadi, sebenarnya perubahan yang mengembalikan strategi SEO ke jalur yang benar, yaitu memperhatikan kualitas konten dan relevansinya. Bahkan saya mengatakan, strategi inti dari SEO itu tidak ada yang berubah. Dari dulu sampai sekarang, Google ingin menampilkan hasil pencarian paling relevan dan paling berkualitas.

Baca Juga:  Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen dalam Pembelian

Hanya sayang, banyak orang yang mengakalinya, mereka membuat teknik (yang mereka sebut SEO juga) dimana membuat kesan seolah-olah websitenya paling relevan dan paling berkualitas. Perubahan yang terjadi saat ini, Google hanya lebih pintar untuk mengetahui website yang mengakalinya. Itu saja. Intinya masih tetap sama: kualitas dan relevansi.

Kehadiran jejaring sosial memang mempengaruhi konsep SEO, namun tidak mempengaruhi inti SEO, hanya pada masalah teknik, yaitu Google juga menghitung sejauh mana konten kita dibicarakan dan disukai di jejaring sosial. Ini akan menjadi indikator kualitas konten Anda, tidak mengubah inti dari SEO.

Lalu, Seperti Apa Strategi SEO Yang Tahan Banting?

Kembali Ke Jalan Yang Benar

Langkah pertama agar strategi SEO Anda tahan banting, Anda harus kembali ke jalan yang benar. Lupakan teknik-teknik SEO yang berusaha mengakali Google. Seperti konsep backlink. Maunya Google, backlink terjadi karena orang suka dengan artikel atau konten kita, bukan sengaja di buat oleh kita sendiri. Contoh lain praktek SEO yang mengakali seperti cloaking (karena merusak relevansi), keyword stuffing, tukar link, parasit hosting, dan sebagainya.

Saya tidak akan membahas teknik-teknik ini. Sekarang fokus saja pada teknik yang benar dan konsisten pada teknik itu.

Backlink dari blog network, dulu dianggap bagus. Namun Google cukup cerdik untuk mengetahuinya. Sekarang Blog Network sudah dide-index oleh Google. Banyak website yang jatuh jika sebelumnya hanya mengandalkan backlink dari blog network. Kegagalan seperti ini, bukan hanya akan menurunkan penjualan, namun juga harus mengeluarkan biaya extra untuk mengembalikan website kita.

Lupakan cara-cara yang mengakali Google dan mesin pencari lainnya. Artinya kembali ke jalan yang benar. Tentu saja benar menurut versi Google jika Anda ingin memanfaatkan pasar dari Google.

Baca Juga:  Perilaku Konsumen : Definisi Ahli, Faktor dan Proses Beserta Contoh

Relevansi

Langkah kedua adalah relevansi. Sederhanya, jika orang mencari informasi tentang ponsel, maka kita harus memberikan informasi tentang ponsel, bukan malah memberikan informasi tentang komputer. Artinya mulai dari judul, heading, gambar, dan tentunya konten harus membahas dan menunjukan kepada Google bahwa konten kita memang membahas tentang apa yang dicari.

Selain konten, juga kita harus mendesain website atau blog kita agar Google bisa memahami apa yang ada dalam website kita. Jangan sampai desain website kita malah merusak pemahaman Google tentang website kita. Desain dan struktur website pun sangat penting agar mesin pencari atau Goole bisa memahami website kita dengan benar.Jika Google sudah memahami website kita, misalnya website kita memang membahas ponsel.Maka, jika ada orang yang mencari informasi tentang ponsel, maka website kita akan ditampilkan.

Pertanyaanya: “Pasti ditampilkan?”

Ya, pasti. Masalahnya bukan hanya website Anda yang membahas ponsel. Ada ribuan atau jutaan website lain yang membahas ponsel. Maka Google harus memilih, website mana yang informasinya paling berkualitas.

Kualitas

Untuk itu, langkah ketiga adalah kita harus membuat konten yang berkualitas. Kunci berkualitas adalah pembaca suka dan percaya dengan konten yang kita buat. Kita akan bahas lebih jauh tentang kualitas konten pada posting yang akan datang. Jika Anda mau mengetahuinya sekarang juga, Anda bisa membaca panduan dari Google sendiri, silahkan klik disini.

Jika konten Anda berkualitas, maka akan banyak orang yang memasang backlink ke website Anda, berbagi di jejaring sosial, betah saat membaca web Anda, dan memberikan komentar. Semua ini bisa dibaca oleh Google, sehingga google akan memberikan nilai besar terhadap konten kita dan menempatkan pada posisi yang tinggi.

Baca Juga:  Komunikasi Persuasif dan Contohnya Beserta Tujuan Persuasif

Jadi, strategi SEO yang tahan banting harus fokus pada jalan yang benar, menjaga relevansi, dan konten yang berkualitas.

2 Replies to “Strategi SEO Yang Tahan Banting Walaupun Google Update Algoritma

Leave a Reply

Your email address will not be published.