Teori Pengambilan Keputusan Pemimpin dalam Organisasi Perusahaan | Anyabila

Teori Pengambilan Keputusan Pemimpin dalam Organisasi Perusahaan

Dalam praktek bisnis, sering kali kita dihadapkan kepada pilihan-pilihan yang memungkinkan dan menyangkut hajat banyak orang. Sebagai seorang pemimpin, tentunya kita harus dapat mengambil keputusan yang paling tepat. Oleh karena itu, ada baiknya kita memahami tentang teori pengambilan keputusan.

Pengambilan keputusan adalah salah satu aspek terpenting dari berorganisasi, tetapi proses untuk sampai pada suatu keputusan harus tepat, sehingga akan menghasilkan hasil terbaik untuk organisasi tersebut. Pengambilan keputusan mengacu pada memilih pilihan di antara beberapa tindakan.

Karena itu, meningkatkan efektivitas dalam pengambilan keputusan adalah bagian penting untuk memaksimalkan efektivitas tempat kerja. Untuk memastikan bahwa pengambilan keputusan seragam di seluruh organisasi, maka harus menerapkan proses yang semua orang dapat ikut.

Individu di seluruh organisasi menggunakan informasi yang mereka kumpulkan untuk membuat berbagai keputusan. Keputusan-keputusan ini dapat memengaruhi kehidupan orang lain dan mengubah organisasi/ perusahaan kedepannya.

Contohnya adalah seorang manajer produksi memutuskan untuk memproduksi produk A padahal ada kekurangan bahan baku untuk membuat produk tersebut.Ia memutuskan tanpa berkonsultasi dengan tim RnD dan Marketing. Akibat perbuatannya, produk yang sudah ada tidak sesuai dengan yang biasanya.

Jika produk A adalah produk minuman susu coklat manis, tetapi karena kekurangan bahan baku menyebabkan rasa dari produk A menjadi pahit. Tentu saja keputusan manajer produksi tersebut akan berdampak untuk semua divisi. Akibatnya perusahaan tersebut mendapatkan kerugian.

Keputusan dapat terbagi ke dalam tiga kategori berdasarkan lokasi tingkat keputusan itu diambil.

  1. Menentukan arah organisasi yaitu keputusan strategis.
  2. Keputusan tentang bagaimana segala sesuatu akan dilakukan yaitu keputusan taktis.
  3. keputusan operasional mengacu pada keputusan yang dibuat karyawan setiap hari agar produksi dapat berjalan.

Contohnya Restoran Mie Yamin yang secara rutin menawarkan makanan penutup gratis ketika keluhan pelanggan diterima.

Pemilik restoran membuat keputusan strategis untuk memiliki layanan pelanggan yang hebat. Manajer restoran menerapkan kebijakan makanan penutup gratis sebagai cara untuk menangani keluhan pelanggan, yang merupakan keputusan taktis.

Dan pelayan di restoran itu membuat keputusan operasional setiap hari dengan mengevaluasi apakah setiap keluhan pelanggan yang mereka terima terbukti benar. Dan restoran pun memiliki sistem kompensasi seperti menjamin makanan penutup gratis jika terbukti benar.

Dasar Pengambilan Keputusan Dalam Berorganisasi

Menurut George R Terry ada 5 dasar dalam pengambilan keputusan, yaitu:

  1. Intuisi
    Keputusan berdasarkan intuisi kerap terjadi ketika jawaban dari suatu tindakan harus cepat. Namun biasanya dampak dari keputusan ini kurang terlalu baik karena keputusan ada tanpa bantuan data yang sesuai.
  2. Pengalaman
    Dengan banyaknya pengalaman akan suatu kejadian menyebabkan manajer dapat mengambil tindakan yang baik karena ia sudah dapat memperkirakan apa yang akan terjadi dan sudah memperhitungkan baik dan buruknya bagi perusahaan.
  3. Wewenang
    Keputusan ada bagi yang memiliki wewenang. Keputusan manajer untuk memberikannya tugas tambahan ketika manajer tersebut cuti.
  4. Fakta
    Pengambilan keputusan ini berdasarkan data dan fakta lapangan sehingga keputusan ini bersifat sehat. Dengan pengambilan keputusan berdasarkan fakta, semua orang akan menyetujui keputusan tersebut.
  5. Rasional
    Keputusan rasional adalah keputusan yang paling logis dan transparan yang mana keputusan ini adalah keputusan yang paling mendekati dengan hasil apa yang diinginkan.

Membuat Keputusan Yang Rational

7 langkah dalam teori pengambilan keputusan rasional
Langkah pengambilan keputusan yang rasional

Model pengambilan keputusan yang rasional mempertimbangkan serangkaian langkah yang harus pembuat keputusan buat demi menggapai tujuannya yaitu, untuk memaksimalkan kualitas output.

Dengan kata lain, jika kamu ingin memastikan bahwa kamu membuat pilihan terbaik maka kamu perlu melalui langkah-langkah pengambilan keputusan yang rasional.

Berikut adalah 7 langkah dalam pengambilan keputusan rasional:

  1. Identifikasi masalah
  2. Mengumpulkan informasi
  3. Buat keputusan alternatif
  4. Evaluasi pro dan kontra
  5. Pilih keputusan terbaik dari beberapa alternatif
  6. Buat keputusan
  7. Evaluasi dampak dari keputusan tersebut

1. Identifikasi Masalah atau Peluang

Langkah pertama adalah mengenali masalah atau melihat peluang yang mungkin misalnya untuk meningkatkan penjualan produk perusahaan harus beriklan. Model pengambilan keputusan yang rasional paling baik ketika keputusan yang relatif kompleks harus dibuat.

2. Mengumpulkan Informasi

Pengambilan keputusan yang tepat membutuhkan evaluasi terhadap semua informasi dan data yang telah terkumpul.

Contohnya jika kamu ingin mengiklankan produk maka akan mempertimbangkan perlunya iklan untuk produkmu. Maka kamu akan mulai mencari informasi iklan seperti apa yang cocok untuk produkmu tersebut dan media sosial mana yang paling cocok. Kamu pun akan memikirkan tentang apa dampak iklan tersebut untuk produkmu. Informasi seperti ini dapat kamu dapatkan melalui survey atau pun memperhatikan produk kompetitor.

3. Buat Beberapa Keputusan/ Pilihan Alternatif

Setelah kamu menganalisis informasi, kamu harus mengembangkan beberapa opsi berbeda mengenai keputusan tersebut. Dengan menggunakan contoh yang sama dari sebelumnya, kamu dapat memutuskan beberapa alternatif.

Contohnya, saat kamu akan menggunakan jasa iklan berbayar ada beberapa pilihan yaitu facebook ads, google ads, endorse IG, dan lainnya.

4. Evaluasi Pro dan Kontra

Menganalisis setiap alternatif untuk plus dan minusnya dapat membantu kamu menghilangkan keputusan mana yang mungkin salah. Analisa ini akan membantumu untuk menemukan mana pilihan terbaik yang membawa dampak positif terhadap perusahaanmu.

Contohnya jika kita menggunakan google ads, biaya perklik lumayan mahal tapi akan muncul pada pencarian teratas google dan sangat tertargeting. Dan jika kita menggunakan facebook ads, iklan relatif lebih murah dan bisa iklan di media patner seperti facebook, IG, Youtube. Hanya saja penargetan lebih sulit dan perlunya perncarian informasi STP yang lebih detail.

Apa itu STP ? silahkan kunjungi ini: STP

5. Pilih Alternatif Terbaik

Setelah kamu memberi peringkat opsi yang sudah ada, kamu harus memilih yang menurutmu memiliki peluang terkuat untuk mencapai tujuan.

Contohnya kamu memilih facebook ads karena biaya yang lebih murah dan iklan yang lebih menyebar ke semua platform. Selain itu dengan informasi pelanggan yang kamu punya, kamu sangat optimis dapat dengan baik menargetkan pelanggan menggunakan facebook ads.

6. Buat Keputusan

Setelah menentukan pilihan terbaik, maka kamu perlu membuat keputusan. Jika kamu seorang manajer perusahaan, ada baiknya diskusikan keputusanmu kepada top manajemen. Sehingga semua pihak dapat mengerti akan keputusan yang kamu buat.

7. Evaluasi Dampak Keputusan

Sangat penting bagi kamu untuk mengevaluasi keputusan setelah waktu yang cukup berlalu, sehingga kamu dapat menganalisis efektivitas pilihan yang telah ada. Jika keputusan yang telah ada tidak berdampak baik maka perlu mengidentifikasi apa yang salah dan mengulangi proses pengambilan keputusan.

Kesimpulan – Teori Pengambilan Keputusan Pemimpin dalam Perusahaan

Teori pengambilan keputusan menjelaskan mengenai cara penambilan suatu tindakan pada suatu masalah dalam kurun waktu tertentu. Dimana keputusan yang diambil harus beradmpak baik bagi organisasi atau perusahaan. Oleh karena itu, dalam teori pengambilan keputusan menitikberatkan pada proses identifikasi masalah dan pencarian informasi yang tepat dan benar agar hasil suatu tindakan sesuai dengan yang diinginkan.

Tinggalkan Balasan